Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Tips Memilih Air Radiator Mobil yang Penting Diketahui, Jangan Diisi Air Keran ya

Ini Tips Memilih Air Radiator Mobil yang Penting Diketahui, Jangan Diisi Air Keran ya
Foto: Ilustrasi isi air radiator (toyota.astra.co.id)

MURIANEWS, Kudus – Air radiator punya fungsi penting bagi mobil. Air radiator berfungsi untuk melindungi mesin dari panas berlebih.

Selain itu, cairan ini juga melumasi bagian bergerak yang bersinggungan dengan air radiator. Air radiator juga berperan melindungi kerusakan pada pompa air, paking kepala, silinder hingga timing piston.

Mengingat fungsinya yang penting maka jangan asal-asalan memilih air radiator. Apalagi radiator sampai diisi dengan air keran.

Baca juga: Transmisi Mobil Berdengung? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Melansir dari Auto2000, radiator mobil harus memiliki kandungan yang tepat dan dibutuhkan oleh sistem pendingin. Berikut ini adalah kandungan yang digunakan untuk pendingin mesin berperforma tinggi.

Air

Bahan utama air radiator adalah air. Umumnya air radiator terbuat dengan campuran 50 persen air. Meski komposisi utama pendingin radiator adalah air, bukan berarti dapat diganti dengan air keran. Karena air radiator selain air, juga terdiri dari komposisi lain bersama dengan sistem pendingin cair yang terdiri dari beberapa komponen.

Ethylene Glycol

Ethylene Gycol merupakan bahan aktif utama di sebagian besar cairan pendingin mesin. Cairan ini pertama kali digunakan sebagai bahan pendingin pasca Perang Dunia 1.

Bahan kimia ini dimanfaatkan guna memastikan cairan yang mengalir melalui mesin mobil tidak membeku dalam suhu yang dingin dan tidak menguap dalam suhu yang sangat panas.

Propylene Glycol

Sebagai pengganti kandungan Ethylene Glycol, beberapa air radiator menggunakan Propylene Glycol. Cairan ini dianggap lebih kental namun tidak lebih efisien dari etilen glikol.

Namun propilen glikol memiliki keunggulan bagi pemilik mobil dengan anak-anak dan hewan peliharaan karena dianggap tidak terlalu beracun jika tertelan.

Corrosion Inhibitors

Air dan etilen glikol atau propilen glikol merupakan bahan dasar sebagian besar air radiator. Tapi zat aditif yang berbeda guna mencegah korosi dapat menghasilkan jenis pendingin yang berbeda.

Bahan yang berbeda ini dapat bervariasi tergantung negara asal. Sebagai contoh, mobil yang diproduksi di Asia menggunakan karboksilad serta fosfat sebagai zat anti korosi dalam pendingin mesinnya.

Pendingin mesin jenis ini tidak dapat menggunakan silikat untuk agen anti korosi. Sementara pendingin untuk mobil Eropa menggunakan campuran silikat dan karboksilat pada pendingin mesin untuk melindungi korosi.

 

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Dani Agus
Sumber: auto2000.co.id

Comments
Loading...