Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kebakaran di MT Haryono Jepara Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran di MT Haryono Jepara Diduga Akibat Korsleting Listrik
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar bangunan dua lantai di Jalan MT Hariyono, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, Senin (6/6/2022). (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Peristiwa kebakaran yang melalap bangunan bertingkat di Jalan MT Haryono, Keluragan Kauman, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara diduga akibat korsleting listrik.

Salah satu tukang las yang beraktivitas di bangunan lokasi kejadian, Baidi menyebut ada asap yang muncul dan disertai api saat dirinya beraktivitas di gudang milik Hermanto itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sempat ada aktivitas pengelasan di gudang tersebut. Hanya saja, lanjut Baidi, ia tak mengetahui sumber api itu berasal.

Baca: BREAKINGNEWS: Bangunan Dua Lantai di Jalan MT Haryono Jepara Terbakar

“Saya tadi baru mengerjakan tembok belakang. Saya lihat asap. Langsung, saya lompat tembok. Mungkin karena korsleting listrik,” kata Baidi kepada Murianews, di lokasi kejadian.

Baidi menerangkan, di lantai tiga, terdapat beberapa pekerja sedang menyambung atap dengan cara dilas. Atap yang sedang digarap sendiri berbahan baja ringan dan galvalum.

“Tadi baru setengah jam mereka ngelas. Sebelumnya istirahat,” jelas Baidi.

Dijelaskannya, bangunan tersebut adalah gudang berisi spare part mesin, diesel, genset dan mesin pengaduk semen. Selain itu, pemilik bangunan juga tinggal satu atap di bangunan tersebut.

Bangunan itu, mulai terbakar sekitar pukul 13.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, lima unit mobil pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api.

Pemadaman dilakukan dari tiga sisi bangunan. Depan dan dua sisi samping. Api masih terus berkobar di dalam sela-sela atap dan bangunan.

Ratusan warga pun masih memadati sekitar TKP. Akses jalur yang melewati Jalan MT Hariono sementara ditutup total.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...