Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Harga Tiket Candi Borobudur Dinaikkan Rp 750 Ribu, Apa yang Istimewa?

Harga Tiket Candi Borobudur Dinaikkan Rp 750 Ribu, Apa yang Istimewa?
candi borobudur mulai ditata (Solopos.com)

MURIANEWS, Magelang – Candi Borobudur saat ini tengah dalam proses penataan. Nantinya, apabila proses itu sudah rampung, harga tiket berencana akan diniakkan sebesar Rp 750 ribu untuk wisatawan lokal. sedangkan untuk wisatawan mancanegara sebesar 100 dolar Amerika Serikat. khusus untuk pelajar Rp 5000 per orang.

Rencana kenaikan harga tiket itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Dia beralasan bahwa Candi Borobudur sudah merupakan cagar budaya dunia yang sudah diakui oleh UNESCO.

Luhut mengatakan nantinya persoalan lahan, penempatan hingga jaringan kelistrikan akan dirapikan, dengan target 2024.

Baca: Heboh, Harga Tiket Masuk Candi Borobudur Akan Dinaikkan Rp 750 Ribu Per Orang

“Semua penataan Borobudur selesai pada 2024, Presiden sudah perintahkan itu dan budget terakhir Rp6,8 triliun untuk penataan ini semua, masalah tanah dibereskan, masalah penempatan dibereskan, dan masalah lampu kabel tidak lagi di atas,” ujar Luhut.

Pada saat yang sama, Luhut menjelaskan komitmen penataan kawasan Borobudur akan diikuti dengan rencana pembatasan kunjungan wisatawan sebanyak 1.200 orang per hari. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.

Baca: Dipusatkan di Candi Borobudur, Begini Sakralnya Ritual Waisak Umat Budha

Menurutnya, meski jumlah pengunjung dibatasi, ia meyakini tingkat kunjungan pelancong bakal tetap tinggi karena kawasan Candi Borobudur telah ditata dengan menarik.

“Sekitar Candi Borobudur akan dibuat sangat menarik. Kalau Anda jalan di boulevard, sekarang cantik sekali. Kalau anda mau naik ke atas, daftar online,” tuturnya.

Baca: Candi Borobudur Dikunjungi Ribuan Orang saat Libur Panjang Akhir Februari

“Semua turis juga nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur, ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini,” katanya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...