Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ingin Motor Matik Awet dan Selalu Nyaman Dipakai? Perhatikan Komponen Ini

Ingin Motor Matik Awet dan Selalu Nyaman Dipakai? Perhatikan Komponen Ini
Foto: Ilustrasi pengecekan motor matik (astramotor.co.id)

MURIANEWS, Kudus – Kehadiran motor matik atau transmisi otomatis di Indonesia sejak beberapa tahun lalu mendapat sambutan positif dari pasar. Indikasinya, pengguna motor matik ini terus mengalami peningkatan.

Motor jenis ini memang menjawab kebutuhan pengendara karena kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaan. Tak heran jika motor matik akhirnya menjadi pilihan banyak orang, dari anak muda hingga orang tua.

Walau menawarkan kemudahan dan kenyamanan dalam berkendara, pemilik motor matik harus selalu menjaga kondisi motornya agar awet. Salah satunya adalah manaruh perhatian pada beberapa komponen ini.

Baca juga: Hindari Kebiasaan Ini saat Naik Motor Matik Melewati Turunan, Bisa Bikin Rem Blong!

Berikut komponen-komponen yang perlu diperhatikan tersebut, dilansir dari laman wahanahonda.com.

V-Belt

Komponen ini merupakan salah satu penggerak roda pada motor. Selain pada motor matik, V-Belt juga terpasang pada motor manual. Memiliki fungsi sama, tapi di motor matik, komponen ini menjadi penghubung antara pulley depan dan pulley belakang (puli).

Sebagai salah satu komponen mesin, V-Belt juga mempunyai masa pakai sebelum rusak dan wajib diganti. Biasanya, menurut standar pabrik V-Belt memiliki masa kadaluarsa antara 20.000 km hingga 30.000 km.

Tapi itu juga dilihat dari cara pemakaiannya, jika pemakaian normal dan santai, jarak tempuh 20.000 km, V-Belt masih bagus. Jika pemakaian motor matik dengan cara yang kasar atau suka dipakai ngebut, 20.000 km biasanya sudah ganti 2 kali. Selain jarak tempuh, kualitas V-Belt dapat dicek saat berkendara.

Bila terasa kendor atau saat digas terasa loss pada kecepatan, dapat dipastikan V-Belt sudah melar dan waktunya diganti. Jangan biarkan saat tanda-tanda tersebut telah muncul, karena dapat menjalar pada kerusakan komponen lain.

Roller

Komponen kecil bulat ini berfungsi sebagai penggerak pulley bagian depan serta membuat belt bisa naik turun saat mesin dinyalakan. Bentuknya yang bulat dapat memudahkan variator untuk bergerak.

Jika roller telah berubah bentuk, tentu akan muncul kendala pada motor. Untuk mengetahui kondisi roller tak bisa hanya dengan merasakan saat dikendarai saja. Oleh itu mesin motor harus dibuka dan mengangkat roller untuk mengetahui kondisinya sudah rusak atau belum serta perlu diganti atau tidak.

Kampas Kopling

Motor matik memang mudah dikendarai, namun tentu akan muncul kebiasaan buruk penggunanya. Kebiasaan buruk ini adalah menggunakan gas dan rem secara bersamaan.

Kebiasaan ini dapat membuat komponen kampas kopling di dalam mesin CVT cepat rusak. Selanjutnya mangkok kampas kopling akan panas karena adanya gesekan yang tidak wajar akibat menekan rem dan gas secara bersamaan. Karena ini kampas lebih mudah aus bahkan dapat terbakar.

Efeknya motor akan tidak nyaman dikendarai. Agar kondisi kampas terjaga, pemilik kendaraan hendaknya rutin melakukan pengecekan dan servis 2 bulan sekali. Selain itu perlu melakukan penggantian saat angka meter telah menunjukkan jarak 8.000 km

 

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Dani Agus
Sumber: wahanahonda.com

Comments
Loading...