Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kemenag Tanggapi Temuan ICW Tentang Oknum Parpol yang Potong BOP untuk Pesantren

Kemenag Tanggapi Temuan ICW Tentang Oknum Parpol yang Potong BOP untuk Pesantren
Ilustrasi

MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) membuka suara terkait temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menduga ada oknum parpol memotong Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk pesantren di beberapa wilayah.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kemenag Waryono Abdul Ghafur mengatakan, dalam penyaluran BOP itu sudah diperiksa oleh pihak terkait. Sehingga, apabila ada temuan, dana BOP tidak bisa dicairkan.

“Kami juga sudah diperiksa Itjen (Kemenag), BPKP dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” kata Waryono, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (28/5/2022).

Waryono menjelaskan penyaluran dana BOP pesantren tersebut memiliki petunjuk teknis (juknis) yang jelas. Dalam penyalurannya pun tidak ada potongan sama sekali. Dana 100 persen untuk pesantren yang ditujukan.

BacaLaporan ICW: Oknum Parpol diduga Potong BOP untuk Pesantren

“Penggunaanya untuk apa semua sudah dijelaskan dalam juknis,” kata Waryono.

Diketahui, Kemenag mengalokasikan dana Rp 2,599 triliun dalam bentuk BOP yang ditujukan kepada 21.173 pesantren.

Selain itu anggaran tersebut juga diperuntukkan bagi 62.154 Madrasah Diniyah Takmiliyah, 112.008 lembaga pendidikan Alquran, dan 14.115 unit lembaga keagamaan islam.

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com

Comments
Loading...