Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

METRO JAYA

Ganjil Genap Jadi 26 Kawasan, Polda Metro Buka Nomor Aduan Polisi Nakal

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo. (Humas Polda Metro Jaya)

MURIANEWS, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal membuka nomor pengaduan laporan pengaduan polisi lalu lintas (Polantas) nakal saat penerapan ganjil genap (gage) di Jakarta.

Pembukaan layanan tersebut seiring dengan keputusan Ditlantas Polda Metro Jaya yang menambah penerapan ganjil genap menjadi 26 kawasan. Penambahan itu sendiri berdasarkan hasil rapat bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan.

”Kami akan sosialisasikan kembali nomor laporan Polantas nakal. Kalau ada yang melihat atau menjadi korban silahkan lapor,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dalam siaran persnya, Sabtu (28/5/2022).

Melalui nomor pengaduan tersebut, masyarakat juga bisa melapor jika menemukan anggota Polantas yang bermain curang. Salah satunya dengan melakukan pungutan liar (pungli) bagi para pelanggar ganjil genap.

”Supaya jangan sampai kemudian di 26 kawasan ini jadi tempat ajang untuk anggota kami bertranskasi pungli ke masyarakat yang melanggar,” sambungnya.

Sebagai informasi, penerapan ganjil genap (gage) yang sebelumnya hanya berlaku di 13 titik, kemudian diperluas menjadi 26 kawasan di Jakarta.

Perluasan titik penerapan ganjil genap ini mengikuti Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

Adapun untuk penerapan ganjil genap di 26 kawasan ini akan mulai disosialisasikan sejak 25 Mei sampai 5 Juni 2022. Kemudian dilanjutkan dengan uji coba selama satu pekan mulai tanggal 6-12 Juni 2022.

“Kemudian tanggal 6-12 Juni itu selama seminggu kita akan lakukan uji coba. Uji coba dalam arti jika ada pelanggaran di 13 kawasan yang baru maka tidak langsung kita berikan tindakan tilang tapi kita laksanakan dengan peneguran,” jelas Sambodo.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...