Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

350 Koperasi di Pati Tak Aktif

350 Koperasi di Pati Tak Aktif
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Kabupaten Pati, Wahyu Setyawati. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Sebanyak 350 koperasi di Kabupaten Pati diketahui sudah tak aktif. Jumlah ini separuh lebih dari total jumlah koperasi di Kabupaten Pati yang berjumlah 600-an.

Data ini berdasarkan yang dihimpun Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Kabupaten Pati hingga pertengahan Mei 2022. Pihaknya menentukan koperasi tidak aktif berdasarkan laporan rapat anggota tahunan (RAT) dari masing-masing koperasi.

“Kalau tidak aktif berdasarkan pelaksanaan RAT. Kalau untuk RAT yang melaksanakan hingga saat ini lebih kurang 250-an. Ini masih Mei,” ujar Kepala Dinkop UMKM Pati Wahyu Setyawati.

Baca: Dinkop UMKM Pati Ajukan Raperda Koperasi, Ini Tujuannya

Menurut Wahyu, data itu masih bisa berkembang. Itu mengingat batas waktu RAT sesuai Permenkop Nomor 19 tahun 2015 adalah enam bulan setelah tutup buku, yakni pada Juni nanti.

Ia menilai ketidakaktifan koperasi itu lantaran adanya berbagai masalah. Mulai internal hingga karena Pandemi Covid-19. Koperasi itu pun terancam dibubarkan bila tak kunjung melakukan RAT dan tidak bisa diselamatkan.

“Permasalahan koperasi mulai dari pencairan hingga kelembagaannya. Jadi beragam permasalahannya. Koperasi yang tak aktif ini bisa saja dibubarkan,” tuturnya.

Ia memaparkan, ada beberapa indikasi koperasi tidak aktif. Di antaranya, tidak aktif secara kelembagaan atau tidak menggelar RAT yang nantinya akan dilaporkan ke pihaknya. Lalu tidak aktif secara usaha dan koperasi yang bermasalah.

Bila koperasi tidak aktif secara kelembagaan namun aktif usahanya, pihaknya akan membina. Agar koperasi ini mengaktifkan kelembagaan dengan menggelar RAT.

“Tetapi kalau tidak aktif secara kelembagaan dan usaha serta tak bermasalah. Itu akan diusulkan untuk dibubarkan,” katanya.

Dia menuturkan, pihaknya siap mendampingi koperasi agar selalu aktif dan melaporkan aktivitas kepada pihaknya. Selain itu, pihaknya juga mengadakan pelatihan untuk meningkatkan mutu koperasi.

“Saat ini semua koperasi harus melakukan uji kompetensi. Agar mutu pelayanannya bagus. Kalau mutu bagus, otomatis menunjang berjalannya koperasi ini. Kami akan mendampingi itu,” tandas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...