Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Edarkan Ribuan Pil Sapi, Pelajar Magelang Diringkus Polisi

Kasat Narkoba Polres Magelang AKP Ryanto Ulil Anshar (merah) menunjukkan barang barang bukti pil yarindo atau pil sapi, Jumat (27/5/2022). (Detik/Eko Susanto)

MURIANEWS, Magelang – Seorang pelajar SMA di Kabupaten Magelang  berusia 17 tahun ditangkap tim Satuan Reserse Narkoba Polres Magelang karena diduga mengedarkan pil yarindo atau yang juga dikenal dengan sebutan pil sapi.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, tersangka diamankan di rumahnya di Kecamayan Mungkid, Kabupaten Magelang, Minggu (20/3/2022).

Baca: Penyelundupan Pil Koplo Dalam Orek Tempe ke LP Kedungpane Digagalkan Petugas

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 2.000 butir pil yarindo atau pil sapi, enam butir pil mersi alprazolam 1 mg, uang tunai Rp 300 ribu dan satu unit handphone.

”Barang bukti tersebut saat ini sudah kami amankan sebagai barang bukti,” kata Sajarod seperti dikutip Detik.com, Jumat (27/5/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka ini mendapatkan pil yarindo secara online. Untuk harganya, setiap satu toples berisi seribu butir mencapai Rp 800 ribu.

”Untuk seribu butir ini, tersangka menjualnya dengan harga Rp 2 juta. Satu toples itu (tersangka) mengambil keuntungan sebesar Rp 1,2 juta,” tuturnya.

Baca: Asyik Pesta Sabu, Empat Pengedar Pil Koplo di Kendal Diringkus Polisi

Ia menyebutkan, untuk pembeli diketahui dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan hingga orang dewasa. ”Tapi, lebih banyak orang dewasa,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Magelang AKP Ryanto Ulil Anshar mengatakan pihaknya tengah menelusuri beberapa akun di medsos yang menjadi tempat bagi tersangka membeli obat keras itu.

Hanya saja, dalam akun tersebut menampilkan gambar-gambar abstrak dan di-private. Saat ini, pihaknya menelusuri lima akun medsos.

Baca: Dua Pengedar Pil Koplo di Grobogan Diringkus Saat Nongkrong di Kafe

”Akun-akun itu gambar-gambar abstrak. Sangat rapi, jadi dari pemakai-pemakai ini sudah mengetahui dan infonya dari mulut-mulut ke mulut para pengguna sendiri. Ini ada kodenya sendiri,” ujarnya.

”Akun dikunci, jadi perlu dikonfirmasi dulu. Sebelum kita melihat harus ada konfirmasi dari operator akun,” pungkasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...