Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO JATIM

Densus 88 Tangkap Simpatisan ISIS di Malang yang Ternyata Seorang Mahasiswa

Densus 88 Tangkap Simpatisan ISIS di Malang yang Ternyata Seorang Mahasiswa
Ilustrasi penangkapan terduga teroris oleh Densus 88. (CNN Indonesia/Damar)

MURIANEWS, Malang- Densus 88 Antiteror menangkap seorang pria yang diduga sebagai simpatisan ISIS. Penangkapan dilakukan disebuah kos di Perum Dinoyo Permai, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang.

Ketua RW 6 Kelurahan Dinoyo, Maki Kriswanto membenarkan adanya penangkapan terduga simpatisan ISIS oleh Densus 88 di lingkungannya. Penangkapan terjadi pada Senin (23/5/2022) lalu.

Dia juga mengaku diminta oleh petugas Densus 88 untuk menyaksikan penggeledahan dalam kamar kos tersebut. Saat itu, dia mengaku sudah banyak polisi yang berada di dalam kamar kos maupun berjaga di luar ruangan.

Namun, pada saat ini pihaknya Sudha tidak melihat pria yang ditangkap oleh Densus 88 tersebut.

Baca: Densus 88 Bidik 5 WNI yang Diduga Jadi Fasilitator ISIS

“Saya diarahkan ke rumahnya, sampai di sana disuruh ikut menyaksikan penggeledahan,” ujar Maki, dikutip dari detik.com, Rabu (25/5/2022).

Dia juga mengaku bahwa semua anggota Densus 88 itu mekakai pakaian layaknya pereman. Sementara yang berada di luar ruangan mengenakan pakaian seragam dinas.

“Yang saya tahu (mobil) di utara dua, di gang masuk jalan raya itu kelihatannya ada, mungkin kurang lebih tiga,” tutur Maki.

Setelah dilakukan penelusuran, rupanya pria yang ditangkap oleh Densus 88 itu adalah seorang mahasiswa aktif di Universitas Brawijaya. Pria itu berinisial IA.

Baca: 5 Tersangka Teroris yang Ditangkap Densus 88, Ternyata Para Petinggi NII Tangerang 

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof Abdul Hakim mengakui bahwa IA adalah mahasiswanya. Dia juga mengaku perihatin dengan adanya mahasiswa yang ternyata terlibat ISIS tersebut.

Abdul Hakim mengaku rektorat telah berusaha mengkonfirmasi secara langsung terkait dugaan mahasiswanya yang dikabarkan telah diamankan oleh Densus 88 tersebut. Densus menyebut IA merupakan pengumpul dana untuk ISIS.

Namun sampai sore ini, lanjut Hakim, pihaknya belum dapat berkomunikasi langsung dengan IA, karena dalam penanganan Densus 88.

“Kami sudah mengetahuinya (ditangkap), saya sudah menghubungi (Densus) dan diminta untuk bersabar, karena yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan,” akunya.

Baca: Densus 88 Antiteror Tangkap Lima Tersangka Teroris di Tangsel  

Abdul Hakim menuturkan IA merupakan mahasiswa jurusan Hubungan Internasional angkatan 2019. Kampus tengah menelusuri segala kegiatan IA baik di dalam maupun di luar kampus.

UB mengklaim telah memberikan pembekalan deradikalisasi terhadap seluruh mahasiswa baru. Hal itu juga sebagai wujud implementasi program pemerintah yang mewajibkan perguruan tinggi menggelar program wawasan kebangsaan.

“Upaya UB dalam pencegahan agar mahasiswa tidak terlibat dalam gerakan radikalisme atau sejenisnya, sudah dilakukan melalui program wawasan kebangsaan terhadap mahasiswa baru,” pungkasnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...