Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bank Mandiri Kalah dalam Kasus Raibnya Tabungan Rp 5,8 Miliar Milik Warga Kudus

Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Bank Mandiri kalah dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) atas kasus raibnya uang tabungan milik Moch Imam Rofi’i warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sebesar Rp 5,8 miliar.

Dalam sidang e-court putusan, Rabu (25/5/2022), Bank Mandiri sebagai tergugat dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum setelah adanya kelalaian yang mengakibatkan tabungan nasabahnya raib.

Humas PN Kudus Rudi Hartoyo menjelaskan pengadilan mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian.

Bank Mandiri dinyatakan melalukan perbuatan melawan hukum dan diperintahkan untuk membayar kerugian atas pembobolan rekening yang diderita penggugat.

“Menghukum tergugat (Bank Mandiri,red) untuk membayar kerugian yang diderita oleh penggugat, atas pembobolan rekening penggugat sebesar Rp 5.800.090.000,” katanya.

Baca: Bank Mandiri Buka Suara soal Hasil Sidang Raibnya Tabungan Milik Warga Kudus

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga dihukum untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini sebesar Rp 399.500.

Majelis hakim, sambung dia, menolak gugatan penggugat yang lain, seperti gugatan atas kerugian immateril sebesar Rp 50 miliar yang sempat diajukan.

“Jadi yang kami kabulkan gugatan kerugian materil, yang imaterilnya kami tolak,” ucapnya.

Baca: Bank Mandiri Siap Ikuti Proses Hukum soal Raibnya Rp 5,8 Miliar Dana Nasabah

Meski demikian, majelis hakim masih memberikan waktu 14 hari untuk kedua belah pihak sejak perkara diputuskan, untuk mengajukan banding.

“Jika dalam tenggang waktu 14 hari tidak ada banding artinya semua menerima dan berarti inkrah,” jelasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...