Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Raih Juara I MTQ Internasional di Rusia, Hafizah Asal Trenggalek dapat Bonus Rp 25 dari Kemenag

Raih Juara I MTQ Internasional di Rusia, Hafizah Asal Trenggalek dapat Bonus Rp 25 dari Kemenag
Foto: Kementerian Agama memberi bonus uang tunai Rp 25 juta kepada Dewi Yukha Nida (kemenag.go.id)

MURIANEWS, Kudus– Kementerian Agama memberi bonus uang tunai Rp 25 juta kepada Dewi Yukha Nida. Bonus ini diberikan seiring keberhasilan hafizah asal Trenggalek, Jawa Timur yang meraih Juara I Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) 30 Juz di Kazan, Tatarstan, Rusia pada ajang The 4th Holy Quran Recitation Competition Kazan OIC Youth Capital 2022.

Bonus diberikan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin di ruang kerjanya, Gedung Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin, No.6 Jakarta Pusat, Senin (23/5/22) pagi.

“Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada ananda Dewi, karena telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: Rifdah Farnidah, Dosen IIQ Jakarta Raih Juara I Hafalan Al-Qur’an 30 Juz Tingkat Dunia

Ia berharap keberhasilan Dewi menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menghafal Al-Qur’an.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri mengatakan, bonus tersebut akan langsung diberikan kepada Dewi. “Bonus ini akan kami berikan secara tunai pada hari ini juga kepada ananda Dewi, semoga menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua,” ujar Syamsul.

Dewi Yukha Nida berangkat dari Indonesia pada Minggu, 15 Mei 2022 dan tiba di Kazan, Tatarstan, Rusia pada 16 Mei 2022. Esoknya, Dewi langsung mengikuti seremoni pembukaan musabaqah dan mulai tampil pada 18 Mei 2022.

Ia mengaku kondisi tubuhnya masih butuh istirahat. Meski begitu, ia bersyukur tetap dapat tampil dengan maksimal.

“Tantangan di ajang Internasional adalah kondisi fisik yang harus kuat. Total perjalanan saya kemarin ditempuh sekitar 24 jam, termasuk transit. Setelah itu ikut seremoni pembukaan dan esoknya langsung tampil. Tapi Alhamdulillah ternyata saya kuat dan bisa menampilkan yang terbaik,” kisahnya.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: kemenag.go.id

Comments
Loading...