Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

KUDUS FESTIVAL 2022

Vanila, Potensi Baru Kudus Selain Kopi yang Dipamerkan di Kudus Festival

Vanila Planila
Produk olahan vanila dari Planilla Kudus (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Baunya bisa dikatakan cukup berbeda dari wangi vanila yang ada di toko kue atau kedai minuman. Bau vanila yang satu ini hampir mirip dengan vanila di toko-toko, namun di belakang baunya, tersirat sebuah bau yang unik dan membekas.

Kurang lebih seperti itu bau biji vanila yang dibawa kelompok petani vanila asal Kudus dengan brandnya, ‘Planilla’. Mereka tengah memamerkan brand ini di Kudus Festival, yang digagas Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) di Museum Satria Mandala Jakarta, Minggu (23/5/2022).

Selain biji vanila, mereka juga ikut membawa produk olahan vanila lainnya, seperti gula vanila, ekstrak vanila, hingga kopi vanila. Keseluruhannya juga punya wangi yang unik dan berbeda.

Founder Planilla Ali Imron mengatakan, biji vanila hasil panennya adalah vanila dengan tingkat gourmet, atau paling tinggi kualitasnya. Sehingga tak khayal, harganya bisa mencapai Rp5 juta per kilogram.

“Kadar vanila dalam biji kami adalah sebesar 3 persenan, sementara yang biasa, hanya satu persen bahkan di bawahnya, inilah yang membuat vanila kami istimewa,” kata Ali, Minggu.

BACA JUGA: Wayang Klitik, Wayang Kuno Asli Wonosoco Kudus Pukau Pengunjung

Biji vanila yang dia panen adalah dari perkebunan vanila para petani di Kabupaten Kudus, atau tepatnya di lereng Pegunungan Muria. Perawatannya pun tidak sembarangan. Sehingga menghasilkan kualitas produk nomor wahid.

“Pengembangbiakannya sebenarnya sangat mudah, asal ditanam di ketinggian 300 mdpl, tanaman vanila sudah bisa hidup, atau jika di dataran rendah, bisa menggunakan green house, karena itu, bisa saya katakan ini adalah potensi baru Kabupaten Kudus,” sambungnya.

Dia pun mengaku siap berbagi ilmu merawat tanaman dengan harga buah yang menjanjikan ini, bilamana ada warga Kudus yang ingin berguru. Mereka yang ingin mencobanya, bisa langsung menghubunginya di Warung Kudusan Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, atau bisa menghubunginya di nomor 08122871401.

“Harga buah mentahnya saja Rp200 ribu per kilo, dan saat ini di Jawa Tengah belum banyak daerah yang punya produksi ini, Kudus yang punya kondisi geografis yang mendukung kami rasa vanila ini sangat bisa untuk jadi potensi lokal selain kopi dan parijoto,” tandasnya.

Acara Kudus Festival sendiri, menjadi wadah bagi warga Kudus di Jabodetabek untuk berkumpul sejenak dan melepas kerinduan bersama. Utamanya dengan kebudayaan dan makanan-makanan khas Kota Kretek.

FKMK, kemudian membawa sejumlah kebudayaan daerah untuk show di sana. Mulai dari kesenian seni barongan, kirab jenang, ketoprak hingga wayang klithik khas Wonosoco Undaan Kudus.

Selain itu, kuliner khas seperti lentog, sate kebo, ego tahu telor, sego pindang, soto Kudus, opor gosong, garang asem, sego jangkrik, dan aneka cemilan seperti gethuk nyimut es gempol, leker, kopi muria, nanti ada di Kudus Festival.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...