Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

La Liga Spanyol Berang Soal Mbappe, PSG Diduga Langgar Financial Fair Play

La Liga Spanyol
La Liga Spanyol berang dengan proses transfer PSG atas Mbappe. (laliga.com)

MURIANEWS, Madrid- La Liga Spanyol berang terkait transfer Kylian Mbappe ke PSG. Klub raksasa Prancis ini diduga melakukan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) yang berlaku di seluruh Liga Eropa. Pernyataan ini disampaikan La Liga menyusul

Setelah PSG secara resmi mengumumkan kontrak baru bagi PSG, La Liga langsun membuat pernyataan resmi hal itu. Pada Minggu (22/5/2022), La Liga Spanyol menyoroti soal penerapan Financial Fair Play di PSG yang meragukan. Hal itu didasarkan karena melihat besarnya dana pengeluaran yang mereka gelontorkan setiap musimnya.

“La Liga akan mengajukan laporan soal PSG kepada UEFA, otoritas administrasi, dan pajak Prancis, dan badan-badan Uni Eropa terkait untuk terus mempertahankan ekosistem ekonomi sepak bola Eropa dan keberlanjutannya,” demikian pernyataan resmi La Liga Spanyol di situs resmi mereka.

BACA JUGA: Memilih Berada di Paris Bersama PSG, Kylian Mbappe Ungkapkan Alasannya

Menurut pihak La Liga Spanyol, kesepakatan Mbappe dan PSG bisa berbahaya bagi industri sepak bola dunia. Karena berpotensi mempengaruhi situasi ekonomi sepak bola di Eropa.

“La Liga ingin menyatakan bahwa jenis kesepakatan ini bisa mengancam situasi ekonomi sepak bola Eropa yang menempatkan ratusan ribu pekerjaan dan integritas olahraga dalam risiko jangka menengah, tidak hanya di kompetisi Eropa, tetapi juga di liga domestik kami,” tulis La Liga Spanyol.

“Sungguh memalukan bahwa klub seperti PSG, yang musim lalu melaporkan kerugian lebih dari 220 juta euro setelah mencatat kerugian lebih dari 700 juta euro di musim-musim sebelumnya [sementara melaporkan pendapatan sponsor dengan penilaian yang meragukan], dengan biaya skuad sekitar 650 juta euro untuk musim ini, bisa menutup kesepakatan seperti itu, sementara klub-klub yang mampu mengontrak pemain tanpa melihat gaji mereka dikompromikan, dibiarkan tanpa bisa mengontraknya,” tambah pernyataan itu dengan sengit.

 

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Laliga.com

Comments
Loading...