Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cacar Monyet Belum Teridentifikasi di Indonesia, Menkes Minta Perketat Pintu Masuk Kedatangan Luar Negeri

Cacar Monyet Belum Teridentifikasi di Indonesia, Menkes Minta Perketat Pintu Masuk Kedatangan Luar Negeri
Foto: Suasana Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali (adisumarmo-airport.com)

MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa penyakit cacar monyet dan virus Hendra belum ditemukan di Indonesia. Karena itu, kemenkes berharap agar pintu masuk perbatasan dan penerbangan diperketat untuk meminimalkan dampaknya.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengatakan pihaknya bakal memperkuat surveilans di pintu masuk kedatangan dari luar negeri sebagai langkah antisipasi.

“Sampai saat ini belum ada temuan kasus. Kami selalu memperkuat surveilans di pintu masuk negara juga kewaspadaan dini dan respons di semua daerah,” kata Maxi, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (21/5/2022).

Untuk diketahui, kasus cacar monyet ini kali pertama menyebar di wilayah Afrika Barat. Cacar monyet tersebut sangat cepat persebarannya melalui kontak dekat.

Baca: Kemenkes Catat Ada 330 Kasus Omicron Siluman di Indonesia

Terkait hal itu, Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mewanti-wanti agar masyarakat tetap waspada. Meskipun, belum ada temuan kasus di Indonesia.

“Belum ada kasus. Tetap kewaspadaan terhadap semua penyakit infeksi. Baik yang ditularkan dari manusia ke manusia maupun dari hewan ke manusia,” katanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi lebih dari 100 kasus cacar monyet di setidaknya 11 negara, terutama di Eropa, per Jumat (20/5/2022).

Baca: Ini Langkah Kemenkes Usai Transmisi Lokal Omicron Ditemukan

Jerman menganggap cacar monyet menjadi wabah terbesar di Eropa saat ini. Selain Jerman, 10 negara lainnya yang mencatat kasus cacar monyet yakni Belgia, Prancis, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

 

Penulis: Cholis Anwar

Editor: Cholis Anwar

Sumber: CNNIndonesia.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.