Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tega! Bayi Mungil Ini Dibuang di Sungai Kedawung Banjarnegara

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Banjarnegara – Seorang bayi mungil berjenis kelamin ditemukan di dalam kardus di Sungai Kedawung, Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara.

Diduga bayi tersebut dibuang orang tuanya seusai dilahirkan. Apalagi tali pusar jabang bayi tersebut masih melekat dan belum dipotong.

Baca: Geger! Bayi Perempuan Lengkap dengan Tali Pusar Ditemukan Membusuk di Bengawan Solo

Saat ditemukan, bayi dengan berat 2,2 kg tersebut masih hidup. Hanya saja, kondisinya memprihatinkan lantaran mengalami hipotermia. Saat ini, bayi malang tersebut berada di RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara untuk menjalani perawatan.

“Tadi saat ditemukan, kondisi bayi mengalami hipotermia. Mungkin karena kedinginan di sungai itu,” kata Bidan Desa Gentansari, Peni Dwi Indrawatiseperti dikutip Detik.com, Jumat (20/5/2022).

Peni menyebut, usai mendapat perawatan kondisi bayi saat ini sudah berangsur membaik. Sesekali bayi sudah mulai menangis.

“Kalau sekarang sudah mulai stabil kondisinya. Tadi dirangsang juga sudah mulai menangis. Dan untungnya tadi pas hujan lebat bayi pas sampai di puskesmas. Jadi masih bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Baca: Pembuang Bayi di Pati Terancam Penjara 5,5 Tahun

Sementara terkait penemuan bayi tersebut, Kapolsek Pagedongan Polres Banjarnegara Iptu Prihatin mengatakan, penemuan bayi bermula saat salah seorang warga Desa Gentansari tengah mencari kayu bakar di sekitar Sungai Kedawung. Tiba-tiba, terdengar suara tangisan bayi.

“Jadi tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB ada warga yang tengah mencari kayu bakar. Tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi. Jarak dari dia mendengar dengan lokasi bayi sekitar 30 meter,” terangnya saat ditemui di RSUD Hj Anna Lasmanah, Jumat (20/5).

Dia menjelaskan, bayi yang hanyut di sungai itu berada di dalam kardus. Selain itu, kardus itu juga dilapisi dengan plastik sehingga tidak rusak saat berada di air.

Baca: Bayi di Jambi Dianiaya oleh Ibu Kandungnya Sendiri Pakai Kapak

“Ini ditemukannya bukan di tepi sungai, tetapi di sungai dan tersangkut ranting pohon. Jadi dibalut kaus, kemudian ditaruh di kardus. Di bagian luar dibungkus plastik sehingga tidak basah,” jelasnya.

Melihat bayi tersangkut, warga kemudian membawa ke bidan Desa Gentansari, sebelum kemudian dibawa ke Puskesmas dan akhirnya dirawat di RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara.

Saat ini, pihak kepolisian tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait penemuan bayi tersebut. Polisi menduga bayi itu sengaja dibuang.

“Untuk langkah selanjutnya, kami saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait pembuangan bayi ini,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...