Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lelana Kudus Gelar Walking Tour ke Tempat Sejarah di Kudus

Masjid Langgardalem yang akan jadi salah satu tujuan Lelana Walking Tour. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Komunitas Lelana Walking Tour yang sering mengupas sejarah Kudus bakal kembali menggelar tur sejarah, Minggu (22/5/2022). Destinasi pekan ini yakni Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Hidayat, Story Teller Lelana Kudus Walking Tour mengatakan ada beberapa rute yang akan disambangi. Sebelum tur, peserta diminta berkumpul terlebih dahulu di Taman Parkir Menara Kudus.

Ada 25 peserta yang ikut nantinya akan diajak menyambangi beberapa rumah adat joglo pencu, eks pabrik rokok di sekitar Desa Langgardalem, dan masuk ke area Masjid Langgardalem. Selain itu peserta juga diajak untuk menyambangi Omah Batik-Ku.

“Nanti kami ajak peserta untuk mengetahui sejarah batik di Kudus. Di Omah Batik-Ku itu nanti membahas perjalanan batik Kudus dan cara membuatnya,” katanya, Jumat (20/5/2022).

Hidayat menambahkan, walking tour bertujuan untuk mempelajari tentang sejarah Kudus. Sehingga sejarah Kota Kretek lebih dikenal.

“Untuk mengenalkan sejarah Kudus. Supaya masyarakat tahunya tidak hanya Menara Kudus saja. Konsep Walking Tour ini nantinya mempelajari sejarah itu, tetapi dengan konsep yang santai,” sambungnya.

Baca: Ini Tiga Pantangan di Desa Langgardalem Kudus, Berlaku Juga Bagi Pendatang Lho

Dia menambahkan, rute Desa Langgardalem dipilih karena banyak yang request untuk menjelajahi Desa Langgardalem. Selain itu, pertimbangan kedua karena banyak spot sejarah.

“Karena konsep kami memang berulang. Tidak hanya sekali saja di satu rute. Seperti Desa Langgardalem kan sebenarnya juga sudah pernah, tetapi memang kami ulangi lagi,” terang Hidayat.

Bagi yang berniat bergabung, menurut  Hidayat dapat mendaftarkan via Whatsapp di nomor 085649959704. Selain itu dapat langsung menghubungi Direct Message (DM).

“Pesertanya juga boleh dari luar Kudus. Acara ini pay as you wish. Tidak ada patokan harus donasi berapa, karena sifatnya sukarela untuk mengapresiasi yang menjadi guide,” ujarnya.

Hidayat berharap peserta yang ikut serta acara Lelana Walking Tour dapat memahami sejarah Kudus. Terutama bagi warga Kudus sendiri.

“Harapannya semoga bisa mengenali sejarah kotanya sendiri. Utamanya peserta yang berasal dari Kudus,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...