Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO JATIM

Kelompok Aliran Sesat di Pasuruan Akhirnya Tobat

Kelompok Aliran Sesat di Pasuruan Akhirnya Tobat
kelompok aliran sesat yang dipimpin oleh Mahfudijanto akhirnya taubat (detik.com)

MURIANEWS, Pasuruan- Kelompok aliran sesat yang mengaku bisia berkomunikasi langsung dengan Allah dan tidak mempercayai bahwa Nabi Muhammad adalah Rasul Allah, akhirnya tobat. Mereka mengakui kekeliruannya dalam memahami agama islam.

Kelompok yang diketuai oleh Mahfudijanto itu menyatakan taubatnya yang disaksikan oleh sejumlah pihak, baik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan para tokoh lain. Kemudian disaksikan pula oleh Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (Bakor Pakem) Kabupaten Pasuruan.

Tim dari Bakor Pakem pun memanggil Mahfudijanto bersama anggotanya ke Kantor KUA Purwosari, Kamis (19/5/2022) pukul 09.00 WIB.

Baca: Heboh! Ada Aliran Sesat di Pasuruan, Ngaku Bisa Berkomunikasi Langsung dengan Allah

“Tim Pakem Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan hasil keputusan rapat Bakor Pakem. Hari ini kami telah mengundang pak Mahfudijanto, Mas Febri, dan Mas Frangki. Kami telah melakukan klarifikasi kepada tiga orang ini, bahwa mereka mengakui kesalahannya dalam memahami Al-Qur’an sesuai dengan pikiran mereka,” kata Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Pasuruan, Muzammil Syafii, dikutip dari detik.com, Kamis (19/5/2022).

Mereka pun menandatangani surat pernyataan yang mengakui jika salah dalam memahami ajaran agama Islam. Dalam surat pernyataan itu, mereka berjanji tidak akan melakukan dan menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Islam yang benar.

Baca: Aliran Sesat di Pasuruan Sudah Menyebar di 4 Kecamatan

“Dengan ini, setelah ini, mereka sudah bertobat, maka persoalan penodaan agama kita anggap selesai,” ungkap Muzammil.

Sementara itu, Wakil Ketua Bakor Pakem Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra menegaskan, Mahfudijanto dan kelompoknya membutuhkan bimbingan dalam belajar agama.

“Dengan ini Tim Pakem menyatakan tidak ada aliran sesat di Kabupaten Pasuruan. Mereka ini belajar agama belum lengkap. Bahwa ini perlu bimbingan agama,” jelas Jemmy.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...