Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Disdikbud Pati Bantah Bakal Mutasi Kepala SDN Dukuhseti 2

Disdikbud Pati Bantah Bakal Mutasi Kepala SDN Dukuhseti 2
Sebagian Lahan SDN Dukuhseti 2 Pati Dicaplok Desa. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati membantah kabar akan memutasi Kepala SDN Dukuhseti 2, Supriyadi gegara masalah lahan di sana.

Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidikan, Disdikbud Pati, Ponco Sugiharto tidak membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut belum ada kebijakan pemutasian pejabat di lingkup pendidikan.

Pihaknya, mengatakan saat itu mencoba melakukan penjajakan dan mencari fakta tentang kasus lahan SDN Dukuhseti 2 dengan Pemdes Dukuhseti.

Baca: Kepala SDN Dukuhseti 2 Pati Ungkap Bakal Dimutasi, Gegara Geger Lahan?

“Ada persoalan di SDN Dukuhseti 02 yang harus ditangani memang. Kami melakukan penjajakan untuk penggalian fakta dan sudah ditangani oleh pembinaan SD,” kata Ponco, saat dihubungi terpisah Rabu (18/5/2022).

“Tetapi tidak kunjungan mendapatkan titik temu malah semakin meluas. Tetapi belum ada kebijakan pemutasian,” imbuhnya.

Ponco mengatakan pihaknya masih menunggu permasalahan ini kelar. Bila Kepala SDN Dukuhseti 02 mampu menyelesaikan permasalahan ini, maka tidak ada pemutasian.

“Kalau kepala sekolah tidak memenuhi kebijakannya sebagai kepala sekolah salah satu opsinya ya mutasi. Tetapi kalau nanti ia bisa menyelesaikan kan tidak perlu dimutasi,” ujarnya.

“Yang bersangkutan masih di SDN Dukuhseti 02 dan belum ada keputusan mutasi. Tetapi jangan salah, mutasi itu bukan sanksi tetapi pembinaan prestasi,” tambah dia.

Baca: Sebagian Lahan SD Dukuhseti 2 Pati Dicaplok Desa

Sebelumnya, Kepala SDN Dukuhseti 2, Supriyadi mengungkapkan dirinya akan dimutasi. Itu gegara masalah lahan SDN Dukuhseti 2 dengan Pemdes Dukuhseti.

“Kami belum tahu dimutasi ke mana. Kemarin saya dipanggil di Disdikbud Kabupaten Pati Kabid GTK. Saya diberikan informasi bahwa saya akan dimutasi,” ujar Supriyadi kepada MURIANEWS, Rabu (18/5/2022).

Lahan yang jadi persoalan mulanya digunakan parkir sepeda anak didik, lapangan sepak takraw dan lompat jauh. Saat dicaplok desa, lahan itu akan dialihfungsikan jadi lahan parkir kantor desa.

Pembangunan parkir Balai Desa Dukuhseti pun dikerjakan pada Maret 2022. Namun dihentikan lantaran Pemdes belum mengganti fasilitas sekolah. Supriyadi pun meminta Pemdes mengosongkan lahan yang masih menjadi permasalahan.

“Jadi alasannya menutup parkir sepeda. Itu dilaporkan dari pihak desa bahwa kepala sekolah menutup parkir mobil ambulans di balai desa,” terang Supriyadi.

“Padahal yang saya tutup itu bukan tempat parkir ambulans. Tetapi tempat parkir sepeda SDN Dukuhseti 02.  Akhirnya arahnya ke situ,” tutur dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.