Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

METRO JATENG

Lima Polres di Jateng Diusulkan Naik Jadi Polresta, Salah Satunya Polres Pati

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. (Istimewa)

MURIANEWS, Batang — Lima polres di Jawa Tengah (Jateng) yang masih berada di tipe D diusulkan naik menjadi tipe C atau setara Polresta. Usulan tersebut bahkan sudah dilayangkan Polda Jateng ke Mabes Polri.

Dari lima polres yang diusulkan tersebut, salah satunya adalah Polres Pati. Selain itu, empat lainnya yakni Polres Batang, Polres Klaten, Polres Magelang, dan Polres Cilacap.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pertimbangan untuk menaikkan tipe polres tersebut karena melihat perkembangan wilayah. Hal ini dalam rangka pengamanan akselerasi pembangunan proyek strategis nasional yang harus diimbangi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

”Seperti halnya di Kabupaten Batang banyak proyek strategis nasional yang harus diimbangi harkamtibmas yang lebih kondusif. Tentunya hal ini potensi polres akan lebih besar,” kata Kapolda Jateng saat berada di Batang seperti dikutip Solopos.com, Selasa (17/5/2022).

Kapolda mengatakan bahwa saat ini di Batang hanya ada 12 kepolisian sektor (polsek) yang tersebar di 15 kecamatan. Oleh karenanya, ia pun mendorong agar tiga wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Pecalungan, Kandeman, dan Banyuputih sudah berdiri polsek sendiri.

“Kami sudah rapatkan agar subpolsek itu menjadi polsek. Kami tidak ingin pada saat [Polres Batang] naik tipe C, masih ada subsektor,” katanya.

Ketika mengusulkan polres tipe D menjadi tipe C, pihaknya akan sesegera mungkin menyiapkan sarana dan prasarana serta personel.

“Jadi, dalam 1 tahun itu, kami akan melakukan kajian. Kenapa ini perlu dilakukan kenaikan tipe? Karena berdasarkan perkembangan wilayah, di antaranya dalam rangka pengamanan akselerasi pembangunan nasional,” katanya.

Kapolda menyatakan pihaknya tidak ingin saat naik tipe masih ada subsektor karena itu akan rawan. “Jadi, minimal semua sudah terkendali,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Batang, AKBP Mochmad Irwan Susanto, mengatakan bahwa kebijakan menaikkan tipe polres tersebut karena mempertimbangkan untuk mengakselerasikan sarana dan prasarana dengan Pemerintah Kabupaten Batang untuk meningkatkan sumber daya manusia.

Kapolda, kata dia, sudah berjanji mengakselerasi ini segera, kemudian berkomunikasi dengan Biro Perencana Umum dan Anggaran Polda Jateng dan Ortala Mabes Polri.

“Penambahan jumlah polsek dan personel itu sebenarnya sudah sejak lama oleh Pak Kapolda sebelum adanya kenaikan tipe ini. Hanya saja karena memang keterbatasan anggaran, kemudian dampak pandemi sehingga ini menjadi terhambat,” katanya.

 

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...