Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

METRO SUMUT

Umat Islam di Langkat Banyak yang Murtad, Ini Kata MUI Sumut

Ilustrasi (Freepik)

MURIANEWS, Langkat – Baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia (Sumatera Utara) mendapat kabar akan banyaknya umat Islam di Langkat yang pindah ke lain agama atau murtad.

Ketua Bidang Dakwah MUI Sumut, M Hatta mengatakan, kabar tersebut berawal dari laporan masyarakat. Saat ini pihaknya pun tengah menelusuri kebenaran kabar tersebut. Pihaknya bahkan sudah melakukan pertemuan dengan MUI Langkat terkait hal tersebut.

Baca: Satu Orang Asal Papua Masuk Islam dalam Acara Khitanan Massal Haul Syekh Jangung Pati

”(Kabar tersebut) Pertama dari laporan masyarakat,” katanya seperti dikutip Detiksumut, Minggu (15/5/2022).

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya ada beberapa faktor yang membuat seorang Muslim murtad. Salah satunya melalui jalur pernikahan.

Dalam kasus ini, biasanya umat Muslim menikah dengan orang berbeda agama. Meski dalam pernikahan yang dilakukan akan ada ijab qabul secara Islam, namun seiring berjalannya waktu, muslim tersebut diminta masuk agama lain.

”Kadang seperti itu, kawin secara Islam, setelah itu dipaksa masuk (agama lain). Tapi ini kembali ke iman Muslim tersebut,” tutur Hatta.

Baca: Sudah Tahu Bedanya Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam? Ini Ulasannya

Hatta mengatakan, MUI Sumut pun ikut menelusuri fenomena yang terjadi di Langkat ini. Dia menyebut pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan MUI Langkat untuk membahas itu.

”Iya (melakukan pertemuan dengan MUI Langkat), kita melakukan koordinasi untuk menanggulangi persoalan tersebut,” sebut Hatta.

”Kita bersama-sama MUI Langkat menelusuri perkembangan daripada adanya beberapa kasus pemurtadan yang terjadi di sana,” sambungnya.

Meski begitu, ia mengakui belum melakukan pendataan terkait jumlah pasti berapa umat muslim yang murtad. Hanya saja, ia mengakui jumlahnya cukup memprihatinkan.

”Belum kita himpun (jumlah warga yang murtad), tapi datanya sangat memprihatinkan,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...