Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ketahui, Sejarah dan Daftar Ketua Umum GP Ansor dari Awal hingga Sekarang

Ketahui, Sejarah dan Daftar Ketua Umum GP Ansor dari Awal hingga Sekarang
Foto: Logo GP Ansor (wikipedia.org)

MURIANEWS, Kudus– Gerakan Pemuda Ansor atau GP Ansor adalah salah satu Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang bergerak di bidang kepemudaan dan kemasyarakatan.

GP Ansor membawahi Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Rijalul Ansor, Densus 99, Lembaga Wakaf Ansor, Lembaga Bantuan Hukum Ansor, Barisan Ansor Anti-Narkoba, dan PT. Sorban Nusantara Travel.

Melansir dari laman NU Online Jabar, GP Ansor lahir pada 24 April 1934 bertepatan dengan 10 Muharram 1353 H di Banyuwangi, Jawa Timur. Lahirnya organisasi kepemudaan tersebut dilatarbelakangi oleh semangat perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan.

Baca juga: Mengenal Dewi Nuraisah, Mahasiswi Cantik Asal Cianjur yang Mengabdi Jadi Kader Denwatser

Organisasi kepemudaan tersebut lahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda pasca-Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus spirit keagamaan.

Karenanya, kisah Laskar Hizbullah, Barisan Kepanduan Ansor, dan Banser (Barisan Serbaguna) sebagai bentuk perjuangan Ansor nyaris melegenda. Terutama, saat perjuangan fisik melawan penjajahan dan penumpasan G 30 S/PKI, peran Ansor sangat menonjol.

Hingga saat ini, GP Ansor telah berkembang memiliki 433 Cabang (Tingkat Kabupaten/Kota) di bawah koordinasi 32 Pengurus Wilayah (Tingkat Provinsi) hingga ke tingkat desa. Ditambah dengan kemampuannya mengelola keanggotaan khusus BANSER (Barisan Ansor Serbaguna) yang memiliki kualitas dan kekuatan tersendiri di tengah masyarakat.

Di sepanjang sejarah perjalanan bangsa, dengan kemampuan dan kekuatan tersebut GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan dalam perkembangan masyarakat Indonesia.

GP Ansor mampu mempertahankan eksistensi dirinya, mampu mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan bagi anggotanya, serta mampu menunjukkan kualitas peran maupun kualitas keanggotaannya.

Selain itu, GP Ansor tetap eksis dalam setiap episode sejarah perjalan bangsa dan tetap menempati posisi dan peran yang stategis dalam setiap pergantian kepemimpinan nasional.

Berdasarkan sumber yang ditemukan melalui website nu.or.id dan Ensiklopedia Khittah NU: Jilid 2 yang ditulis Nurkholik Ridwan, para Ketua Umum GP Ansor adalah sebagai berikut:

1. KH M Thohir Bakri (1934-1949)

2. KH Chamid Wijaya (1949-1954)

3. KH Imron Rosyadi (1954-1963)

4. KH Chamid Wijaya (1963-1967)

5. KH Yahya Ubaid (1967-1980)

6. KH Chalid Mawardi (1980-1985)

7. KH Slamet Effendi Yusuf (1985-1995)

8. H M Iqbal Assegaf (1995-1999)

9. H Syaifullah Yusuf ( Pjs.1999-2001)

10. H Syaifullah Yusuf (2001-2010)

11. H Nusron Wahid (2010-2015)

12. H Yaqut Cholil Qoumas (2015-sekarang)

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: nu.or.id

Comments
Loading...