Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lampaui Target, Penumpang Kereta Api Daops IV Tembus 329.444 Orang Selama Lebaran

Penumpang atau pelanggan kereta api di wilayah daerah operasi (daop) 4 saat boarding. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang — Target PT KAI Daerah Operasional (Daops) IV Semarang dalam melayani pemudik selama Lebaran 2022 diketahui melebihi target.

Pasalnya, jumlah penumpang yang terlayani selama Lebaran tahun ini mencapai 329.444 penumpang. Sementara, target yang dipatok sebelumnya hanya 277.443 penumpang

Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, dari 329.444 penumpang, yang menggunakan kereta jarak jauh mencapai 306.863 orang, sedangkan sisanya, 22.582 pelanggan menggunakan kereta api lokal.

“Selama masa Angkutan Lebaran 2022, wilayah PT KAI Daops IV Semarang total menggelar 1.694 perjalanan KA atau 77 KA setiap harinya dengan ketepatan waktu mencapai 99%,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Meski demikian, jumlah penumpang kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2022 itu masih belum menyamai pelanggan KA pada periode yang sama pada taun 2019 lalu atau sebelum pandemi Covid-19 berlangsung yang mencapai 503.127 orang.

Pria yang akrab disapa Kris itu menyebutkan puncak arus mudik di wilayah PT KAI Daops IV Semarang terjadi pada 3 Mei 2022, atau hari kedua Lebaran, dengan jumlah penumpang mencapai 21.685 orang. Sementara puncak arus balik terjadi pada Minggu (8/5/2022) dengan jumlah penumpang berkisar di angka 24.656 orang.

“Sementara itu, rute favorit yang dipilih penumpang adalah Semarang-Jakarta pp, Semarang-Surabaya, Semarang-Bandung, dan lain-lain. Pembelian tiket KA pada periode Angkutan Lebaran ini didominasi melalui aplikasi KAI Access sebesar 49%, kemudian channel eksternal 38%, dan lainnya,” ujar Kris.

Sementara itu, EVP KAI Daops IV Semarang, Wisnu Pramudyo, mengatakan capaian jumlah penumpang di wilayah PT KAI Daops IV terbilang tinggi. “Banyaknya pelanggan pada Angkutan Lebaran 2022 ini merupakan capaian yang luar biasa. Angka tersebut juga sudah mendekati pencapaian volume pelanggan di tahun 2019. Kita pun optimistis untuk mengoptimalkan pelayanan pada tahun 2022 ini,” ujar Wisnu.

Wisnu menambahkan pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran kali ini, jawatannya tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya. Selama periode Angkutan Lebaran tersebut, sebanyak 89 pelanggan ditolak keberangkatannya karena belum divaksin, sakit, reaktif, dan tidak melengkapi persyaratan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...