Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kantin Sekolah di Kudus Sudah Boleh Buka, Tapi…

Salah seorang siswa tengah mencuci tangan sebelum masuk sekolah di Kudus (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus sudah memperbolehkan kantin sekolah untuk berjualan kembali. Hanya saja, tetap dengan pembatasan dan ketentuan yang harus dipenuhi.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan, kantin sekolahan sudah bisa kembali buka dan berjualan. Hanya saja, sementara waktu untuk tidak melayani makan di tempat dan mengedepankan protokol kesehatan.

“Kantin sudah boleh buka dan saat beli makanan waktu istirahat, siswa  bisa mencari tempat-tempat lain di lingkup sekolah untuk makan, seperti taman, teras kelas, atau sementara tidak untuk makan di tempat,” katanya, Sabtu (14/5/2022).

Diperbolehkannya kembali kantin untuk kembali buka, sambung dia, akan memudahkan pihak satgas internal sekolah untuk memantau siswanya dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Daripada beli jajan di luar kan sulit dipantau. Dan makanan yang disajikan di kantin lebih sehat,” ucapnya.

Baca: Sekolah di Kudus Sudah Boleh Gelar Piknik, Asal…

Satgas internal sekolah pun diwanti-wanti untuk tak lengah dalam memantau protokol kesehatan di lingkup sekolah. Apalagi, saat sudah dilonggarkannya berbagai aktivitas di sekolah saat ini.

“SOP protokol kesehatan harus diterapkan dan diawasi ketat oleh satgas sekolah,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya,  berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang penyesuaian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama pandemi Covid-19, ada sejumlah kelonggaran yang diberikan. Salah satunya diperbolehkannya kantin kembali buka untuk daerah di PPKM level 1, 2, dan 3.

Baca: Pria di Kudus Ini Produksi Bra dari Batok Kelapa, Ternyata Laris

Pengelolaan kantin saat buka harus dilaksanakan dengan kriteria kantin sehat dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...