Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Begal Bersamurai di Jepara Ditangkap Warga, Satu Berhasil Kabur

Begal Bersamurai di Jepara Ditangkap Warga, Satu Berhasil Kabur
Ilustrasi

MURIANEWS, Jepara – Seorang begal bersamurai berhasil ditangkap warga Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Namun, satu orang lainnya berhasil kabur.

Peristiwa itu terjadi saat warga setempat, Irul hendak dibegal dan diserang dengan sebilah samurai. Beruntung, Irul berhasil menguasai keadaan dengan merampas samurai pelaku.

Pelaku pun lari terbirit-birit hingga jatuh diparit karena dikejar warga usai diteriaki rampok oleh Irul. Sementara, satu pelaku yang menunggu juga ikut lari namun tak diketahui warga.

Baca: Heroik, Warga Jepara Lawan dan Tangkap Begal Bersamurai

Pramono (37), warga setempat mengatakan saat pelaku yang membawa samurai lari, tanpa disadari dompetnya terjatuh. Motor yang digunakan kedua pelaku itu pun ditinggalkan begitu saja di dekat rumah Irul.

“Dompet pelaku (yang membawa samurai, red) terjatuh. Isinya ada identitas, KTP, uang Rp 30 ribu dan kartu vaksin. Beberapa saat kemudian ada Koramil (Donorojo) datang, dompet itu langsung diamankan,” jelas Pramono.

Setelah itu, warga melakukan pencarian di perkampungan, pinggiran gunung, kebun tebu sampai di Pantai Metawar dekat perkampungan. Warga melakukan pencarian sampai pagi.

Saat melakukan pencarian di warga menemukan kain yang berlumuran darah tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Warga mengira itu kain bekas yang digunakan untuk mengelap darah akibat luka karena terjatuh di parit.

Pramono menyampaikan, warga melakukan pencarian sampai pagi. Sekitar pukul 06.30 WIB, seorang nelayan menemukan pelaku sedang terkapar di perahu miliknya.

Saat itu, nelayan yang sudah tahu ada perampokan dan sempat ikut melakukan pencarian, hendak mengambil ikan hasil tangkapan semalam.

Perahu itu sedang diparkir pemiliknya di dekat bibir Pantai Metawar. Pantai ini berada tak jauh dari TKP.

Kemudian, imbuh Pramono, nelayan tersebut mengundang warga yang melakukan pencarian tentang temuannya itu. Sontak warga langsung menghampiri pelaku.

Ketika warga mendatangi perahu, pelaku sudah tak bisa berlari. Saat itu kondisi pelaku sangat lemas dengan betis mengucurkan darah. Warga sempat menduga bahwa pelaku terluka akibat terperosok ke parit saat dikejar Irul

“Saat ditemukan, pelaku berada di perahu sendirian. Kondisinya sadar. Tapi lemas tak bisa lari. Mungkin karena keluar darah banyak dari betisnya,” terang Pramono.

Pramono mengaku tak melihat luka bekas sayatan seperti apa yang diceritakan Irul. Di mana, Irul bercerita sempat mencoba melukai pelaku. Namun, dia tak yakin itu mengenai kaki pelaku.

“Saya tidak melihat ada luka bekas sayatan (seperti cerita Irul, red),” tegas Pramono.

Warga langsung membawa pelaku ke pinggir pantai. Setibanya di sana, pelaku tak luput dari amukan massa. Tubuhnya babak belur.

Beruntung, nyawanya masih bisa tertolong. Sesaat kemudian, pihak Polsek Donorojo, Polres Jepara mengamankan pelaku ke kantornya.

Dari KTP yang tercecer saat melarikan diri dari kejaran Irul, Pramono mengungkapkan bahwa pelaku tersebut berinisial AH (23) warga Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

“Pelaku yang satu masih belum ditemukan. Yang bawa samurai itu sekarang di Polsek Donorojo,” pungkas Pramono.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...