Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Warga Grobogan Tenggelam di Embung Usai Panen Padi

Habis Panen Padi, Warga Grobogan Tenggelam di Embung
Petugas PMI Grobogan beserta BPBD, relawan, serta unsur terkait membawa jenazah korban yang tenggelam di embung di Desa Mayahan, Tawangharjo, Grobogan, ke ambulans sebelum akhirnya diserahkan ke rumah duka, Jumat (13/5/2022). (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Warga Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Sugianto (38) tewas usai tenggelam di embung Desa Mayahan, Kecamatan Tawanghaejo, Jumat (13/5/2022).

Korban dilaporkan tenggelam pada pukul 16.00 WIB. Sebelum dilaporkan tenggelam, korban habis memanen padi di sekitar embung.

Kasi Pelayanan PMI Grobogan Gesit Kristyawan mengungkapkan, kejadian tersebut bermula ketika korban mandi bersama teman-temannya sesama pemanen padi. Sayangnya, korban tak mengetahui bila embung itu cukup dalam.

Baca: Grobogan Bakal Longgarkan Aturan Toko Modern

“Korban tidak tahu kalau embung itu dalam, padahal dia tidak bisa berenang. Korban langsung menceburkan diri ke embung,” kata Gesit.

Sebenarnya, teman korban sempat melihat korban melambaikan tangannya meminta pertolongan. Namun, dia mengira korban bercanda. Setelah lama tidak ada tanda-tanda korban naik ke tepian, rekan korban baru yakin korban benar-benar tenggelam.

“Setelah teman korban menyadari bahwa korban memang sudah tenggelam, temannya ini berteriak meminta tolong kepada teman-teman pekerja lainnya di sekitar lokasi,” tambah Gesit.

Korban kemudian berhasil ditemukan beberapa saat kemudian. PMI Grobogan yang menerima laporan kejadian tersebut pun langsung menuju lokasi.

Gesit menyatakan tak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Korban dalam kondisi meninggal dunia setelah setelah dievakuasi.

“Kami kemudian mengantarkan jenazah korban ke rumah duka,” imbuhnya.

Turut terlibat dalam evakuasi korban, selain PMI Grobogan yakni BPBD Grobogan, TNI-Polri, Pemdes Mayahan, Pemdes Teguhan, SAR MTA, serta masyarakat setempat.

Agar kejadian serupa tidak terulang lagi, pihaknya pun meminta masyarakat lebih waspada saat berada di sekitar embung.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...