Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Gunakan Sabu, Dua Warga Purbalingga Diringkus Polisi

Dua tersangka penyalahgunaan sabu saat jumpa pers, Jumat (13/5/2022). (Humas Polres Purbalingga)

MURIANEWS, Purbalingga – Satresnarkoba Polres Purbalingga berhasil membekuk dua pengguna narkotika jenis sabu. Keduanya diamankan berikut barang buktinya di wilayah Desa Toyareja, Kecamatan/Kabupaten PurbaIingga akhir bulan lalu.

Wakapolres Purbalingga Kompol Pujiono saat memberikan keterangan, Jumat (13/5/2022) mengatakan, ungkap penyalahgunaan narkotika jenis sabu itu dilakukan saat petugas sedang melakukan observasi di wilayah Kecamatan Purbalingga, Sabtu (23/4/2022) malam.

Dari observasi yang dilakukan berhasil diamankan dua tersangka yaitu AR (19) warga Desa Toyareja, Kecamatan Purbalingga dan FS (22) warga Kecamatan Pengadegan yang berdomisili di Desa Toyareja. Tersangka diamankan berikut barang bukti 0,34 gram sabu.

“Satu tersangka merupakan residivis kasus penjambretan. Sedangkan satu lainnya masih berstatus pelajar sekolah menengah kejuruan di Purbalingga,” kata Wakapolres.

Tersangka, lanjutnya, mengaku mendapat narkotika jenis sabu dengan cara membeli melalui online dari seseorang yang tidak dikenal. Keduanya membayar paket sabu dengan cara patungan. Setelah barang dikirim kemudian digunakan dua tersangka secara bersama-sama.

“Dari keterangan tersangka, keduanya sudah sebanyak tujuh kali membeli dan menggunakan narkotika jenis sabu hingga akhirnya diamankan oleh petugas dari Satresnarkoba Polres Purbalingga,” jelasnya.

Dari kedua tersangka, diamankan barang bukti di antaranya satu paket narkotika jenis sabu seberat 0,34 gram, tiga buah pipet kaca, tutup botol yang dimodifikasi dengan sedotan, potongan sedotan, dua telepon genggam dan satu sepeda motor.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

”Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama hukuman seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 10 miliar,” imbuhnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...