Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Belajar dari Youtube, Perempuan di Kudus Banjir Pesanan Buket

Owner Sashie Craft, Sashie Wulandari menunjukkan buket yang dibuatnya. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Owner Sashie Craft, Sashie Wulandari merupakan perajin buket jajan dan juga buket uang. Awalnya dia tidak bisa membuat buket, namun setelah belajar tutorial lewat Youtube, dia mulai mahir dan kini banjir pesanan.

Wulan-sapaan Sashie Wulandari biasa menyelesaikan buket di rumahnya. Lokasinya di RT 04, RW 08, Gang 21, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

“Saya belajar membuat buket dari nol lewat Youtube. Karena saya dari awal memang tidak buat buket, tetapi buatnya itu hantaran pengantin,” katanya, Jumat (13/5/2022).

Diketahui, pada tahun 2010 silam dia hanya fokus membuat hantaran pengantin. Ia pun mulai belajar membuat buket, setelah masuk banyak permintaan.

“Waktu itu saya bikin hantaran pengantin dan mereka juga nambah minta ada buketnya. Saya awalnya bingung. Tetapi karena pelanggan bilang kalau saya bisa akhirnya saya terima. Di situ saya cari referensi dari Youtube,” terangnya.

Baca: Buket Jajan dan Uang di Kudus Bisa Pesan Sesuai Keinginan dengan Harga Segini

Buket pesanan pertamanya itu merupakan buket uang asli senilai Rp 5 juta. Dia tidak menampik jika permintaan buket tersebut tergolong dadakan.

“Malam hari ini pesan, malam hari berikutnya bilang mau diambil untuk acara pagi harinya. Akhirnya saya coba dan alhamdulillah bisa,” ujarnya.

Dari situlah dia mulai merasa tertantang dan semakin tertarik untuk membuat buket. Alhasil, dia terus menekuni usaha buketnya itu.

“Saya juga masih buat hantaran pengantin juga. Sambil nambah bikin buket juga ketika ada pesanan,” ujarnya.

Inovasi terus dilakukannya. Hal itu agar buket di tempatnya diminati. Jika awal pertama dia menggunakan kain spunbond, kali ini dia sudah menggunakan bahan yang lebih bagus untuk buketnya.

“Mulai menggunakan kertas jasmine. Supaya tampilan buketnya good looking. Kadang juga saya tambah hiasan bunga sesuai permintaan konsumen,” ungkapnya.

Kini, pesanan buket di tempatnya kian ramai. Biasanya pesan untuk momen wisuda, pengantin, dan kado ulang tahun.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...