Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Solo Kembali Gelar CFD, 100 Petugas Gabungan Disiagakan

Sejumlah warga saat mengikuti CFD sebelum ditiadakan karena pandemi. (Dok MURIANEWS)

MURIANEWS, Solo – Pemkot Solo memastikan akan menggelar Car Free Day (CFD), Minggu (15/5/2022) mendatang. Karena sudah lama tak digelar, pemkot pun bakal menerjunkan 100 petugas gabungan untuk melakukan pengawalan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo Arif Darmawan menjelaskan, tim gabungan akan bersiaga sejak pukul 04.30 WIB. Tim yang bergabung, antara lain Satpol PP Solo, Dinas Perhubungan Solo, Dinas Pedagangan Solo, TNI/Polri, dan Linmas.

”Kami, Linmas dan Satpol PP memakai sepeda. TNI/Polri stay atau berjalan melakukan penjagaan,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Jumat (15/5/2022).

Dia mengatakan sebagian besar petugas bakal bersiaga di jalur city walk yang bebas dari lapak pedagang kaki lima (PKL). Petugas akan memindahkan PKL yang menempati kawasan steril ke ruang yang telah ditentukan.

”Mengenai pengawasan prokes (protokol kesehatan), yang berolahraga lebih baik tak memakai masker namun kami melihat situasi. Yang duduk-duduk tanpa masker kami ingatkan,” jelasnya.

Menurut Arif, para petugas memberikan imbauan saja kepada warga yang beraktivitas di CFD Solo. Selain menghindari persebaran Covid-19, petugas mendorong supaya PKL mengantisipasi penularan hepatitis akut.

Apalagi, Pemkot Solo sudah memberikan lampu hijau kepada para pedagang kaki lima (PKL) untuk menggelar lapak di city walk CFD Solo, Minggu (15/5/2022). Dengan demikian, CFD Solo bisa menampung 1.118 PKL yang dibagi dalam beberapa zonasi.

Selain di city walk, beberapa zona yang disiapkan untuk lapak PKL berada di sejumlah halaman kantor maupun fasilitas publik lain. Perinciannya di halaman Kantor Dinas Sosial Solo mampu menampung 26 PKL, Kantor Dinas Tenaga Kerja 11 PKL, sekitar Grha Wisata Niaga 137 PKL.

Kemudian halaman Galabo 251 PKL, Benteng Vastenburg 550 PKL, dan Balai Kota Solo sisi selatan 137 PKL. ”Itu adalah diprioritaskan PKL warga Solo, KTP Solo yang sudah terdaftar dan mendaftar. Jadi kalau mereka belum mendaftar dan terdaftar belum diizinkan,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...