Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bandar Narkoba Jepara Berhasil Kabur Saat Ditangkap, Begini Kronologinya

Bandar Narkoba Jepara Berhasil Kabur Saat Ditangkap, Begini Kronologinya
Kasatreskrim Polres Jepara menanyai para tersangka pemukulan terhadap petugas yang sedang menangkap bandar narkoba di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Seorang bandar narkoba asal Jepara, S alias BD berhasil kabur saat ditangkap petugas Polres Jepara. S kabur setelah keluarganya melakukan perlawanan pada petugas.

Gagalnya penangkapan itu diungkap Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi dalam konfreknsi pers di Mapolres, Jumat (13/5/2022).

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi, menceritakan, mulanya pada 06 Mei 2022 pukul 16.30 WIB lalu, petugas Satresnarkoba Polres Jepara melakukan penyelidikan terhadap S alias BD.

Baca: Residivis Narkoba Jepara Kabur Saat Ditangkap, Petinggi Kaeanggondang: Istrinya Bawa Balok Kayu Saat Lawan Polisi

Ia diduga kembali menjadi bandar narkoba setelah lulus dari Nusa Kambangan dengan kasus yang sama. Saat itu, aparat sudah berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti di rumah BD.

Kemudian, pelaku dibawa ke belakang rumah Kasatresnarkona Polres Jepara AKP Noor Biyanto, untuk mencari barang bukti lain yang dibuang pelaku.

“Saat itu pelaku (sudah, red) diikat dengan cable ties,” kata Rozi.

Baca: Bantu Kabur, Istri, Anak dan Tetangga Residivis Narkoba di Jepara Ditangkap

Pada saat yang bersamaan, petugas yang lain melakukan penggeledahan di dalam rumah. Saat itu, tiba-tiba petugas mendapatkan perlawanan dari keluarga pelaku, yaitu M selaku istri S, AN (22) dan AM (18) anak pelaku, serta DT (24) yang merupakan adik pelaku.

Rozi mengungkapkan, mereka melawan petugas dengan cara merebut handphone S yang sudah dipegang petugas. Mereka juga melakukan tindakan kekerasan terhadap petugas.

Mendengar ada keributan di dalam rumah, AKP Biyanto membawa S ke dalam rumah untuk membantu petugas lain yang sedang bergelut dengan keluarga pelaku. Lalu, pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk melarikan diri.

“Mereka melakukan tindakan kekerasan dengan menggunakan tangan kosong, kayu dan batu. Sampai dua petugas mengalami luka-luka. Bajunya robek,” terang Rozi.

Kemudian, petugas meminta bantuan kepada Polsek Mlonggo dan Polres Jepara hingga akhirnya situasi dapat teratasi. Namun, pelaku sudah berhasil kabur dan handphone miliknya tak ditemukan oleh petugas.

Dari kejadian tersebut, Rozi berhasil mengamankan berbagai barang bukti. Yaitu sebuah mobil Suzuki Ertiga warna hitam, satu buah tongkat kayu, dua buah spion mobil polisi yang dihancurkan para tersangka, satu potong kemeja warna hijau yang robek, serta kaos singlet warna putih.

Kini, lanjut Rozi, pihak kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap dua tersangka. Yaitu S dan DT yang saat kejadian berhasil melarikan diri. Kini status keduanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...