Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Beda dengan 2021, Begini Suasana Isoter Covid-19 di Kudus Usai Lebaran

Isolasi terpusat (isoter) Covid-19 Rusunawa TB 4 Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Masyarakat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pasti masih ingat betul bagaimana Covid-19 varian Delta menyerang Kota Kretek pascaLebaran tahun 2021 kemarin.

Hampir tiap hari, puluhan hingga ratusan orang dinyatakan positif Covid-19 varian itu dan harus menjalani perawatan di rumah sakit ataupun isolasi mandiri.

Akibatnya, banyak rumah sakit hingga lokasi isolasi terpusat (isoter) yang disiapkan pemerintah daerah untuk menampung pasien Covid-19, penuh sesak.

Tak terkecuali dengan lokasi isoter Rusunawa TB 4 Kudus dan Asrama Akbid Kudus.

Di mana saat itu, ratusan pasien hilir mudik masuk ke sana. Ibaratnya keluar sepuluh pasien tapi masuk 20 pasien lagi.

Sebagian besar pasien pun kemudian diungsikan ke Asrama Haji Donohudan, Surakarta pada waktu itu.

Baca: Sekolah di Kudus Sudah Boleh Gelar Piknik, Asal…

Kini, hampir setahun berselang, Rusunawa TB 4 Kudus dan Asrama Akbid Kudus masih memegang titel sebagai lokasi isoter Pemkab Kudus. Namun, kondisi saat ini dan tahun kemarin sangat jelas berbeda.

Dua isoter itu pada tahun ini sama sekali tidak ada hilir mudik pasien ataupun suspek Covid-19. Peralatan-peralatan penunjang memang masih tersedia, namun hanya tertumpuk rapi di gudang-gudang penyimpanan.

Kondisi tersebut berbeda dibanding suasana tahun lalu. Di mana sebelum Lebaran, Rusunawa Kudus disibukkan dengan para pemudik yang dikarantina.

Kemudian setelah Lebaran, bangunan dengan kapasitas seratusan pasien itu disesaki dengan pasien Covid-19 gejala ringan.

Bupati Kudus HM Hartopo pun menegaskan Pemkab Kudus masih membutuhkan dua isoter tersebut.

Terlebih, belum ada keterangan resmi terkait peralihan status pandemi jadi endemi. Sehingga potensi-potensi buruk harus tetap diantisipasi.

“Terus kami siagakan, kalau memang ada lonjakan tentu saja langsung kami calling petugasnya,” katanya, Jumat (13/5/2022).

Baca: Peci Goni Buatan Kudus Laris Manis di Forum G20 Yogyakarta

Soal kasus Covid-19 di Kudus, Hartopo menyampaikan bila hingga kini belum ditemukan tanda-tanda lonjakan kasus. Statusnya kini, bahkan zero Covid-19, sehingga untuk saat ini dua isoter tersebut hanya disiagakan saja.

“Rumah sakit juga kami minta tetap menyediakan ruang isolasi, setidaknya kapasitasnya sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan yang berlaku,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...