Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Gorlkar, PPP dan PAN Bentuk Koalisi Indonesia Bersatu

Gorlkar, PPP dan PAN Bentuk Koalisi Indonesia Bersatu
Airlangga Hartanto, Zulhas dan Monorfa bertemu di Menteng, Jakarta Pusat (detik.com)

MURIANEWS, Jakarta- Partai Golkar, PPP dan PAN membentuk Koalisi Indonesia Bersatu. Koalisi tersebut terbentuk setelah adanya pertemuan Ketua Umum (Ketum) Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Ketum PPP Suharso.

Koalisi tersebut digadang akan menjadi kekuatan besar untuk menyongsong Pemilu 2024 mendatang. Apalagi, ketiga partai itu juga mempunyai massa yang cukup besar apabila melakukan koalisi bersama.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menuturkan walaupun Pemilu 2024 terhitung masih dua tahun lagi, Koalisi Indonesia Bersatu dibentuk sebagai langkah awal menjelang Pemilu 2024. Komitmen dari tiga partai ini juga menandakan adanya keseriusan untuk membangun ide dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Komitmen kerja sama 3 partai politik, yaitu Partai Golkar, PAN dan PPP dalam pertemuan tanggal 12 Mei 2022, merupakan langkah awal bagi terbangunnya koalisi bersama partai politik menjelang Pemilu 2024,” kata Ace, dikutip dari detik.com, Jumat (13/5/2022).

Baca: Petinggi Golkar, PPP dan PAN Bertemu, Sepakat Koalisi untuk 2024

Menurut Ace, ketiga partai politik itu sudah memiliki pengalaman dalam dinamika politik bangsa dan pemerintahan. Hal itu yang menjadi salah satu alasan membangun Koalisi Indonesia Bersatu.

“Ketiga partai politik telah memiliki pengalaman dalam pemerintah dan dalam dinamika politik bangsa. Dengan visi partai yang dimilikinya dan berbagai pengalaman politik, kesemuanya bersepakat untuk menyatukan diri membangun koalisi yang disebut Koalisi Indonesia Bersatu,” ujar Ace.

Dia juga mentakan, dua pilpres terakhir pada pemilu sebelumnya menyisakan adanya pembelahan sosial dari masing-masing pendukung. Sehingga hal itu harus diminimalisir untuk pemilu 2024 mendatang.

“Dua pilpres terakhir menyisakan trauma yang mendalam. Pembelahan sosial, polarisasi yang tidak kunjung sembuh meskipun pemilu sudah usai. Semaraknya politik identitas mewarnai lanskap politik kita,” ujar Ace.

“Tiga partai yang berkumpul sepakat bahwa dalam Pemilu 2024 nanti kita tidak boleh mengalami atau terjebak pada hal yang sama. Kami ingin pemilu menjadi ajang kontestasi ide, gagasan, track record, dan prestasi,” imbuhnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...