Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO ACEH

Pemkab Aceh Tamiang “Lockdown” Hewan Ternak

Pemkab Aceh Tamiang “Lockdown” Hewan Ternak
sapi nampak di angkut di bak mobil terbuka (Kompas.com)

MURIANEWS, Aceh- Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, provinsi Aceh melakukan `lockdown’ hewan ternak yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Upaya lokalisir itu dilakukan agar wabah PMK tidak semakin meluas dan menjangkiti hewan ternak lainnya.

Selain itu, Pemkab Aceh Tamiang juga melarang pengiriman hewan ternak ke luar daerah atau pun memasukkan hewan dari luar.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil menyatakan, lockdown menjadi pilihan yang tepat saat ini menyusul mewabahnya PMK. Sebab, apabila tidak dilakukan pengetatan, dimugnkinkan jumlah hewan yang terpapar PMK juga akan terus bertambah.

Baca: Imbas PMK, Pasar Hewan Ie Bintah Aceh Ditutup

“Sapi-sapi dari Aceh Tamiang tidak boleh keluar dan sapi dari luar tidak boleh masuk ke sini. Demi kepentingan bersama,” ujar Mursil, dikutip dari Kompas.com, Jumat (13/5/2022).

Orang nonor satu di Aceh Tamiang itu menjelaskan, kali pertama munculnya PMK pada sapi adalah pada 11 Mei lalu. di daerah tersebut memiliki sebanyak 44.495 populasi sapi dimana 2.555 ekor sapi terinfeksi PMK dan 13 ekor mati.

“Alhamdulillah, semua stakeholder terlibat langsung untuk menanggulangi wabah ini. Mulai Pak Mentan, Dinas Peternakan Provinsi, Pemkab Aceh Tamiang sangat serius dalam penanganan wabah ini,” ujarnya.

Baca: 381 Ekor Sapi di Garut Terjangkit PMK, Pemkab Ajukan Sebagai Wabah

Mursil mengimbau para peternak yang sapinya terinfeksi dan mati untuk segera ditangani dengan baik sesuai standart yang telah ditentukan agar tidak menyebabkan penyebaran wabah PMK lebih luas lagi.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...