Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bagi Timnas Indonesia U-23 Saat ini Filipina Bukan Masalah Sepele Lagi

Timnas Indonesia U-23
Witan Sulaiman berhasil mencetak dua gol saat Timnas Indonesia U-23 menang 4-1 atas Timor Lester. Sementara Fachrudin mencetak satu gol. (facebook.com/pssi/photos)

MURIANEWS, Hanoi- Timnas Indonesia U-23 Jumat (13/5/2022) ini akan menghadapi Timnas Filipina U-23 di Stadion Viet Tri, mulai jam 16.00 WIB. Pertandingan ke-3 bagi Timnas Indonesia ini menjadi pertandingan hidup-mati, untuk menentukan langkah selanjutnya.

Untuk saat ini, bagi Timnas Indonesia U-23, Filipina jelas bukan masalah sepele lagi. Tim berjuluk ‘The Azkals’ bukan lagi tim yang bisa dijadikan lumbung gol, seperti yang terjadi di beberapa dekade lalu. Bahkan pada Piala AFF 2014, Timnas Indonesia malah pernah menelan kekalahan dari mereka.

Filipina dengan pemain-pemain ‘asing’-nya kini menjadi salah satu lawan yang bisa saja menjungkirkan keadaan. Timnas Filipina U-23 menunjukkan kemajuan level permainan di lapangan hijau pada SEA Games kali ini dengan membungkam Timor Leste empat gol tanpa balas dan menahan imbang Vietnam sebelum kemudian kalah dari Myanmar.

BACA JUGA: SEA Games ke-31 Resmi Dimulai, Vietnam Menjadi Kontingen Terbesar

Dari hasi-hasil itu, secara statistik bahkan sudah menempatkan mereka lebih baik dibanding Timnas Indonesia U-23. Timnas Indonesia U-23 bahkan kalah 0-3 dari Vietnam dan hanya mampu menang 4-1 dari Timor Leste.

Gawang Filipina tak terbobol Timor Leste dan Vietnam, sementara Indonesia kecolongan sekali oleh Mouzinho dan bergantian diberondong Nguyen Tien Linh, Do Hung Dung, serta Le Van Do. Lini belakang Timnas Indonesia harus berbenah dengan empat gol yang bersarang. Selain itu juga Filipina menunjukkan kemampuan bertahan yang baik.

Indonesia harus menemukan celah di balik tembok kukuh yang dibangun Quincy Kamerrad dan kawan-kawan. Sementara di sisi lain membongkar pertahanan lawan adalah masalah akut di Timnas Indonesia.

Penampilan terakhir Timnas Indonesia U-23 saat menang melawan Timor Leste, meski menang besar, tapi tetap memunculkan ganjalan. Kesalahan-kesalahan yang elementer masih banyak terjadi.

Pelajaran berharga bisa diambil Timnas Indonesia U-23 dari kemampuan Myanmar yang berhasil mengalahkan Filipina. Namun level permainan Myanmar sendiri harus diakui menunjukan berada yang lebih baik dari Timnas Indonesia U-23 saat ini.

Setidaknya, kini kita hanya bisa berharap, Asnawi Mangkualam dkk bisa mendapatkan peningkatan preforma, dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Hal yang juga ditunjukan pada saat berlaga di Piala AFF 2021 lalu. Harapan itu yang mungkin masih bisa diharapkan.

Pemain-pemain Timnas Indonesia U-23, dalam dua kali pertandingan belum menunjukan chemistry dalam bermain. Mereka banyak kehilangan kolektifitas permainan. Umpan-umpan pendek cepat yang cerdas belum sepenuhnya muncul.

Egy, Witan Sulaeman, Irfan Jauhari, Ronaldo Kwateh, dan Saddil Ramdani yang ditempatkan bergantian sebagai pemain depan pada dua laga awal masih belum bisa menunjukkan kapasitas sebagai penyelesai serangan.

Sementara pemain lain yang diharapkan bisa menjadi pemecah kebuntuan, seperti Ricky Kambuaya, Marc Klok, atau Syahrian Abimanyu juga seperti tampil di bawah performa terbaiknya.

Jika Timnas Indonesia U-23 bisa membangun serangan dengan baik dan mampu melesakkan setiap peluang yang ada, maka peluang kemenangan atas Filipina akan tetap terjaga. Selanjutnya, Timnas Indonesia U-23 masih punya kans melaju ke semifinal.

 

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...