Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Gunakan Crane, Evakuasi Truk Guling di Tol Semarang Butuh Lima Jam

Truk kontainer yang sempat terguling di Tol Semarang ABC KM 430 siang. (Dishub Kota Semarang)

MURIANEWS, Semarang – Proses evakuasi truk kontainer yang terguling di Tol Semarang KM 430 membutuhkan waktu lima jam lebih. Evakuasi dilakukan menggunakan crane yang didatangkan dari Pelabuhan Tanjung Emas.

Panit 1 PJR Semarang Ditlantas Polda Jateng, Iptu Deddy mengatakan, proses evakuasi dilakukan setelah kecelakaan tersebut terjadi. Selama evakuasi, cuaca juga kurang bersahabat dan sempat hujan lebat.

Baca: Kontainer Terguling Gegara Tak Kuat Nanjak di Tol Dalam Kota, Jalan Semarang-Ungaran Macet

“Sudah (selesai), sekitar jam setengah empat (sore). Waktu hujan deras itu evakuasinya,” katanya seperti dikutip Detik.com, Kamis (12/5/2022).

Karena hal itu, kontainer yang awalnya menutup dua jalur akhirnya dievakuasi setelah lima jam. Setelah itu, arus lalu lintas kembali lancar.

“Tadi kan evakuasinya sempat menunggu crane, kontainer kemudian ditarik agar tidak menutupi jalur. Sekitar jam 5 sore jalan sudah mulai terlihat lancar,” terangnya.

Sementara itu, Ronni Ermawan Manager Traffic Ruas Semarang ABC membenarkan proses evakuasi tersebut. Hanya saja, crane yang digunakan menggunakan sistem hidraulik.

“Itu hidraulik jadi istilahnya semi crane, karena itu posisi terdekat itu, kalau kita crane ambil dari pelabuhan, dalam kondisi seperti itu nanti kan buka gerbangnya juga repot, buka jalurnya repot,” terangnya.

Alat tersebut, lanjutnya, didatangkan dari Bawen, Kabupaten Semarang. Ada tiga alat derek yang digunakan untuk proses evakuasi kontainer tersebut.

Proses pendatangan mesin derekitu sempat membuat arus lalu lintas di tol harus di-contraflow. Meski demikian hal itu dinilai merupakan alternatif tercepat dibanding jika mendatangkan crane dari pelabuhan.

Baca: Takut Dimarahi Suami Jadi Alasan Ibu Bunuh Anak Kandung saat Nginep Hotel di Semarang

“Contraflow sekitar 30 menit dari Banyumanik ke Tembalang, nggak sampai 30 menit,” jelasnya.

“Semua clear bisa dilalui 3 lajur itu 15.30. Clear ya, dari lajur yang tertutup tadi terus mobil itu dibawa turun dialihkan,” kata dia.

Kemudian, jalan terpantau lancar sekitar pukul 17.00 WIB. Ronni menyebut hingga saat ini tidak terlihat lagi ada kemacetan.

“Saat ini pun nggak ada kemacetan dari jam magrib tadi udah nggak ada kemacetan,” kata Ronni.

Diberitakan sebelumnya, sebuah truk kontainer terguling dan melintang di Tol Semarang KM 430 sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (12/5/2022). Kecelakaan itu mengakibatkan kemacetan di tol sepanjang dua kilometer. Sebab, truk yang terguling itu melintang menutupi dua jalur.

“Ketersendatan (arus lalu lintas) karena upaya evakuasi, sehingga hanya satu jalur yang bisa dipakai,” kata Kabid Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan Kota Semarang Antonius Haryanto, hari ini.

Kemacetan akibat tergulingnya truk itu tak hanya terjadi di jalan tol, tapi juga di jalan arteri Simpang Bukitsari, Banyumanik. Dari video kiriman Antonius pukul 18.30 WIB, arus lalu lintas di jalan itu sudah terlihat lancar.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...