Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Benarkah Bawang Putih Tunggal Berkhasiat Meringankan Diabetes? Ini Penjelasannya

Benarkah Bawang Putih Tunggal Berkhasiat Meringankan Diabetes? Ini Penjelasannya
Foto: Bawang putih tunggal (pixabay.com)

MURIANEWS, Kudus– Bawang putih tunggal atau juga dikenal dengan bawang lanang selama ini sudah dimanfaatkan sebagian orang untuk kesehatan, selain untuk bumbu masak. Mereka percaya jika banyak kandungan gizi yang diperlukan tubuh yang terdapat dalam bawang putih tunggal dibandingkan jenis bawang putih biasa.

Benarkah demikian? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari laman Hello Sehat, Kamis (12/5/2022).

Khasiat bawang putih tunggal sebagai obat adalah untuk antimikroba, antimutagenik (menekan mutasi sel), antiplatelet (pengencer darah), antihiperlipidemia (menekan lemak dalam darah), dan antioksidan.

Baca juga: Ini Tanda Bekas Jahitan Operasi Caesar Mau Sembuh atau Malah Bermasalah

Manfaat bawang putih tunggal

Memakan bawang putih mentah memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Saat bawang putih mentah dikunyah di dalam mulut, zat-zat sulfur yang terkandung di dalamnya akan bereaksi membentuk senyawa alisin (allicin).

Senyawa aktif dalam bawang putih tunggal yang memiliki aktivitas antibakteri antara lain alisin, ajoene, dialil sulfida (DAS), dialil disulfida (DADS), dan dialil trisulfida (DATS).

Berikut beberapa khasiat bawang putih tunggal yang perlu Anda ketahui.

1. Sebagai antioksidan

Penelitian dalam jurnal Digital Press Life Sciences 2 menjelaskan bahwa kandungan zat aliin dalam bawang putih tunggal adalah senyawa antioksidan, tetapi mudah berubah menjadi senyawa allisin.

Hal ini disebabkan oleh aktivitas enzim aliinase yang meningkat ketika bawang putih dicincang, dihancurkan, atau diproses.

Perubahan aliin menjadi alisin akan menurunkan khasiat antioksidan bawang putih tunggal. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan proses fermentasi untuk menekan aktivitas enzim aliinase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi ini meningkatkan potensi dari manfaat bawang putih tunggal sebagai antioksidan alami. Namun, uji klinis lebih lanjut pada manusia masih dibutuhkan.

2. Melindungi fungsi hati

Penelitian dari jurnal BMC Complementary and Alternative Medicine menemukan bahwa ekstrak etanol dari bawang putih tunggal berpotensi menurunkan toksisitas hati dan memperbaiki cedera hati.

Riset ini menyebut bahwa manfaat bawang putih tunggal dapat meningkatkan aliran empedu ke usus halus, menekan perlemakan hati, mengurangi keparahan fibrosis (jaringan parut hati), dan memperbaiki sel hati. Efek pelindung fungsi hati dari bawang putih tunggal ini bisa mencegah cedera hati yang disebabkan oleh radikal bebas.

3. Menghambat infeksi bakteri

Minyak atsiri (esensial) dari bawang putih tunggal terbukti mampu menekan infeksi bakteri pada manusia. Hal ini ditunjukkan dalam hasil penelitian dalam jurnal Biosaintifika.

Minyak atsiri bawang putih tunggal memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus penyebab gangguan kulit. Infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada kulit dapat menimbulkan impetigo, bisul, staphylococcal scalded skin syndrome, dan selulitis.

Minyak atsiri ini bekerja dengan merusak struktur sel bakteri. Sebanyak 100 mg/ml minyak atsiri bawang putih tunggal bisa menyebabkan sel bakteri menyusut dan membengkak.

Hasil penelitian berikutnya dari IOP Conference Series: Materials Science and Engineering menunjukkan hasil yang serupa pada bakteri Escherichia coli penyebab gangguan sistem pencernaan.

Bawang putih tunggal sebanyak 1 mg/ml yang difermentasi selama 3-4 minggu, mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Berdasarkan hasil tersebut, bawang putih tunggal dapat dianggap sebagai agen antibakteri.

4. Meringankan diabetes

Sebuah studi yang diterbitkan dalam STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan menjelaskan beberapa khasiat bawang putih tunggal untuk meringankan diabetes. Studi ini menunjukkan bahwa kandungan flavonoid dapat mengurangi glukosa darah dengan menghambat pencernaan glukosa di usus kecil.

Senyawa ini bekerja dengan meningkatkan pembuangan glukosa di jaringan serta melindungi dan memperbaiki sel yang rusak. Kandungan lain dalam bawang putih tunggal adalah saponin. Saponin adalah senyawa kimia yang bekerja menghambat pemecahan karbohidrat menjadi glukosa.

Mekanisme kerja saponin adalah meregenerasi pankreas dan meningkatkan jumlah sel pankreas. Pada akhirnya, sekresi insulin akan meningkat dan membantu menurunkan kadar glukosa darah.

Namun, penelitian ini baru sebatas pengujian pada hewan (in vivo) di laboratorium. Oleh karena itu, uji klinis pada manusia secara ekstensif masih diperlukan untuk membuktikan manfaat bawang putih tunggal ini.

5. Mencegah penuaan dini

Khasiat bawang putih tunggal berikutnya yaitu mencegah penuaan dini. Hal ini ditunjukkan melalui riset yang diterbitkan dalam jurnal Pharmakeftiki.

Riset ini mencoba melihat efek senyawa dialil trisulfida (DATS) dalam bawang putih tunggal pada protein yang mencegah terjadinya penuaan (Sirtuin 6).

Hasil riset menunjukkan pemberian ekstrak bawang putih tunggal dosis sedang dan tinggi berpengaruh nyata dalam mencegah penurunan Sirtuin 6.

Namun, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme, mengidentifikasi komponen aktif utama, dan mengonfirmasi efek samping dari bawang putih tunggal.

Bawang putih tunggal selain bisa menjadi bumbu dapur atau penyedap masakan, ternyata bermanfaat bagi kesehatan. Anda dapat mengonsumsi bawang putih tunggal mentah untuk mendapatkan khasiatnya.

Namun, apabila Anda ragu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Agar Anda mengetahui efek samping apabila berlebihan memakan bawang putih jenis ini.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Comments
Loading...