Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Richard Mainaky Ternyata Pernah Latih Ibu Bilqis dan Bilqis

Ricard Mainaky
Legenda bulutangkis Indonesia, Richard Mainaky.(MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Legenda bulutangkis Indonesia, Richard Mainaky ternyata pernah melatih ibu Bilqis Prasista yang tidak lain adalah  Zelin Resiana. Pebulutangkis itu akhirnya sempat menjadi salah satu andalan Timnas Badminton Indonesia.

Richard juga pernah melatih Bilqis Prasista saat dirinya masih menjadi pelatih di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur. Bilqis adalah puteri dari Zelin Resiana setelah menikah dengan Jok Supriyanto, legenda badminton Indonesia lainnya.

Richard saat dihubungi MURIANEWS tidak mengingat secara pasti tahun berapa dirinya melatih Zelin Resiana. Namun, dia masih ingat saat melatih ibu Bilqis itu, Zelin masih berpasangan dengan Bambang Suprianto.

BACA JUGA: Tim Thomas Indonesia Disebut Berpeluang Bisa Pertahankan Gelar Juara

“Saya pernah melatih Zelin saat masih berpasangan dengan Bambang Suprianto di nomor ganda campuran,” katanya, Kamis (12/5/2022).

Richard juga pernah melatih Zelin saat masih berpasangan dengan Eliza Nathanael di nomor ganda putri. Dia menilai Zelin merupakan tipikal atlet yang ngotot untuk meraih kemenangan.

Diketahui, Zelin pernah menjadi bagian  skuad bulutangkis Indonesia saat meraih Piala Uber secara beruntun pada 1994 dan 1996. Ibu dari Bilqis itu juga pernah menyabet Indonesia Open dan Chinese Taipei Open.

Menurut Richard, Bilqis merupakan kombinasi dari gaya bermain ayahnya yang juga atlet bulutangkis, Joko Suprianto dengan ibunya yang juga atlet bulutangkis.

“Gaya main keduanya menurun ke Bilqis,” sambungnya.

Richard juga mengamati Bilqis saat masih melatih di Pelatnas PBSI Cipayung. Dia berpendapat, atlet yang beberapa waktu lalu menumbangkan pebulutangkis asal Jepang peringkat pertama dunia, Akane Yamaguchi di laga terakhir grup A Uber Cup 2022 itu punya teknik yang bagus.

“Punya teknik pukulan lob, chop, dan netting yang bagus. Teknik yang dimiliki Bilqis seperti ayahnya yang terkenal bagus tekniknya. Kalau ambisinya untuk menang dan ngotot itu seperti ibunya,” ujarnya.

Dari segi fisik, Richard menilai fisik perempuan kelahiran Magelang, Jawa Tengah 24 Mei 2003 itu sudah baik. Namun, perlu ditingkatkan lagi.

“Fisik tetap harus dibina lagi, karena masih muda. Saya yakin PBSI akan membina hal seperti ini,” tegasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...