Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

PG Rendeng Kudus Targetkan Produksi Gula Capai 18 Ribu Ton

PG Rendeng Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pabrik Gula (PG) Rendeng Kudus, Jawa Tengah menargetkan bisa memproduksi sebanyak 18 ribu ton gula selama masa giling tahun 2022 ini. Jumlah tersebut, dari 270 ribu ton tebu yang akan digiling selama 97 hari ke depan.

Sementara target pencapaian rendemen tebu pada periode giling tahun ini, diharapkan bisa mencapai 7,01 persen.

Kepala Tanaman PG Rendeng Kudus Febri Prasetyawan menyampaikan, pihaknya pun optimis target tersebut bisa tercapai. Pasalnya kini, mesin yang mereka miliki bisa menggiling 2.500 ton tebu atau setara 425 truk per harinya.

“Apalagi ada penyertaan modal negara (PMN) untuk mendukung proyek revitalisasi, kapasitas gilingnya kini sudah mengarah ke 4.000 ton tebu per hari atau (tone cane per day/TCD),” ucap Febri, Kamis (12/5/2022).

Baca: PG Rendeng Kudus Optimis Bisa Giling 2.500 Ton Tebu per Hari

Dia menjelaskan, tebu sebanyak itu berasal dari petani binaan di empat kecamatan berbeda, yakni Kudus, Jepara, Pati, dan Rembang. Mereka akan menyetorkan tebu secara bertahap saat masa giling dimulai.

“Kami terus menjalin komunikasi baik dengan mereka, forum kemitraan juga terbentuk, jadi kami rasa akan aman untuk bahan baku produksi tahun ini,” pungkasnya.

Sebelum memulai masa giling, PG Rendeng Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, punya tradisi unik untuk memulai masa giling tebu di tiap tahunnya. Tradisi yang konon katanya sudah berlangsung sejak zaman dahulu itupun diberi nama “Manten Tebu”.

Baca: Tradisi Manten Tebu Awali Masa Giling PG Rendeng Kudus

Dua buah tebu dari asal kebun yang berbeda disatukan dalam tradisi tersebut. Satu tebu, akan menjadi mempelai pria dengan nama Bagus Setyo Raharjo dan satu tebu lainnya akan menjadi pengantin perempuan yang diberi nama Roro Gendhis Ayu.

Dua tebu pilihan itupun kemudian diarak dari seberang jalan PG Rendeng Kudus menuju mesin giling yang berada di dalam pabrik. Dengan iringan musik dan kesenian barongan, dua tebu itu akan diserahkan kepada pejabat pabrik dan dilemparkan ke mesin giling.

Selain dua tebu itu, turut diarak dan diletakkan ke mesin penggiling pula tebu-tebu pengiring yang berjumlah puluhan itu.

Pada tahun ini sendiri, tebu pengantin pria berasal dari perkebunan tebu Desa Gribig Kecamatan Gebog dan pengantin perempuan berasal dari perkebunan tebu Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo. Tradisi ini digelar Rabu (11/5/2022).

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...