Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO BANTEN

Nikah dengan 2 Istri Muda Pakai Dana Desa, Mantan Kades di Serang Dituntut 6,5 Tahun Bui

Nikah dengan 2 Istri Muda Pakai Dana Desa, Mantan Kades di Serang Dituntut 6,5 Tahun Bui
sidang pembacaan tuntutan (Kompas.com)

MURIANEWS, Serang- Nekat melakukan korupsi Dana Desa (DD) untuk kebutuhan nikah dengan dua wanita, mantan Kepala Desa Kepandean, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten Yusro dituntut 6 tahun 6 bulan penjara.

Yusro diduga telah melakukan korupsi DD sebesar Rp 695 juta pada tahun anggaran 2016-2018. Uang hasil korupsi itu, oleh Yusro digunakan untuk biaya nikah kepada dua istri mudanya.

Dalam berkas tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang Mulyana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, Yusro dinyatakan terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 junto Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor.

Baca: Biar Tak Kena Korupsi, Kades di Pati Diajari Gunakan DD dan ADD dengan Baik

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yusro selama 6 tahun dan 6 bulan penjara dengan perintah agar terdakwa tetap berada di tahanan,” kata Mulyana saat membacakan tuntutan dihadapan Majelis Hakim, dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/5/2022).

Selain pidana penjara, Yusro juga dihukum membayar denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan penjara. Kemudian Yusro juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp 552 juta dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

“Jika tidak membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 tahun dan 6 bulan penjara,” ujar Mulyana.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...