Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

ASN Bisa Bekerja Secara WFA, Bagaimana Pengawasannya?

ASN Bisa Bakal Bekerja Secara WFA, Bagaimana Pengawasannya?
Ilustrasi: ASN di lingkup Pemkab Kudus mengikuti apel pagi di halaman Pendapa Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Jakarta- Hingga saat ini, kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa bekerja dari mana saja atau Work Rrom Anywere (WFA) masih terjadi polemik. Sebagian ada yang pro dan ada juga yang kontra.

Namun, yang masih menjadi pertanyaan adalah terkait pengawasan kepada para abdi negara tersebut. Sebab, ketika mereka bisa bekerja dengan sistem WFA, pengawasannya semakin bias dan tidak jelas.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan, dengan sistem kerja WFA tersebut, tentunya semua kinerja berbasis Teknologi. Tetapi akan menjadi dampak tersendiri bagi warga yang masih gagap terhadap teknologi.

Sebagai pelayan publik, tentunya ASN juga harus melayani masyarakat secara tatap mukabagi warga yang belum bisa menggunakan teknologi. Kemudian dalam hal pengawasan,tentunya sistem kerja WFA itu juga perlu digodok secara matang. Kinerja harus dapat diukur karena semuanya serba IT.

Baca: Kabar Baru, ASN Tak Lagi WFH Tapi Bakal WFA, Seperti Apa Itu?

“Pengawasan intensif sangat perlu dilakukan. Bagaimana nanti pengukuran kinerjanya, harus dapat terukur itu karena kan semuanya serba IT. Jangan sampai PNS kita kinerjanya tidak diketahui,” tutur Trubus dikutip dari detik.com, Kamis (12/05/2022).

Dia menambahkan, pengawasan yang dilakukan harus ekstra ketat. Bila tidak, bisa jadi pelayanan publik justru malah menurun. Dapat dikatakan bahwa apabila kajian yang dilakukan kurang detail dan mendalam, pemerintah belum siap untuk menerapkan sistem kerja tersebut.

“Untuk keseluruhan belum tepat, tapi kalau penerapan secara bertahap tentu bisa. Pemerintah perlu memasang skala prioritas siapa yang boleh WFA. Kemudian disosialisasikan sambil terus berjalan. Infrastruktur dan SDM nya juga harus dipersiapkan,” ujar dia.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah perlu membuat kebijakan regulasi atau aturan yang jelas dan dikomunikasikan secara jelas kepada seluruh ASN. Selain itu, penting jugauntuk mempersiapkan SDM demi mendukung jalannya sistem yang stabil.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...