Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Camat di Pati Dapat Mobil Dinas Baru, Bupati: Pelayanan Harus Lebih Baik

Camat di Pati Dapat Mobil Dinas Baru, Bupati: Pelayanan Harus Lebih Baik
Mobil dinas baru para camat dipakirkan di Halaman Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (12/5/2022).  (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Sebanyak 18 camat di Kabupaten Pati mendapatkan mobil dinas baru. Penyerahan dilakukan Bupati Pati Haryanto secara langsung di Halaman Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (12/5/2022).

Haryanto mengatakan seharusnya semua camat di Kabupaten Pati mendapatkan mobil dinas baru. Namun dari 21 camat, baru 18 orang yang mendapat mobil dinas baru.

Ini dikarenakan anggaran dari APBD Kabupaten Pati terbatas. Ia berjanji akan mengalokasikan pengadaan mobil dinas baru pada APBD Perubahan 2022 mendatang.

Baca: Perbaikan Jalan Rusak Jadi Spot Mancing Dapat Penolakan, Bupati Pati: Meh Didandani Kok Malah Ditolak

“Jadi mobil oprasional camat ini, mestinya ada 21. Tapi karena anggaran terbatas, kami baru menyediakan 18 kecamatan. Yang tiga yakni Jaken, Batangan, dan Margoyoso kami alokasikan pada perubahan anggaran,” ujar Haryanto.

Ia berharap mobil baru itu membuat semangat kerja dan kinerja para camat bertambah. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.

Dijelaskan, mobil baru itu yakni Toyota Rush G. Saat pengadaan, setiap mobilnya dibanderol Rp 281 juta.

“Anggaran semula satunya di e-katalog LKPP itu Rp 292 juta. Tetapi dapat nego akhirnya satunya Rp 281 juta, sehingga ada kelebihan anggaran sekitar Rp 500 jutaan,” tutur Haryanto.

“Kalau dibelikan tiga unit lagi, (anggarannya) belum mencukupi. Kekurangan itu kami tambahkan pada perubahan anggaran untuk membeli sisanya,” lanjut Haryanto.

Mobil dinas baru ini menggantikan armada lama dengan merk Avanza. Para camat sudah lama menggunakan mobil dinas lama ini.

Sementara, nasib mobil dinas yang lama itu akan diserahkan pada dinas yang membutuhkan. “Mobil yang lama nanti kami berdaya SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang tak punya mobil oprasional sesuai dengan kebutuhan,” tandas Haryanto.

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...