Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Takut Dimarahi Suami Jadi Alasan Ibu Bunuh Anak Kandung saat Nginep Hotel di Semarang

Polrestabes Semarang saat menggelar jumpa pers ibu bunuh anak kandung di Semarang (Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng)

MURIANEWS, Semarang – Kasus ibu membunuh anak kandung di salah satu hotel di Semarang akhirnya terungkap. RSS (34) nekat membunuh putri kandungnya H (4) sendiri lantaran takut dimarahi sang suami usai memakai uang tanpa izin.

Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, saat jumpa pers kasus di Mapolrestabes Semarang, Rabu (11/5/2022).

Baca: Ibu yang Diduga Bunuh Anak Kandung saat Nginap Hotel di Semarang Coba Bunuh Diri

”Si tersangka ini merasa takut karena telah menggunakan uang tanpa izin suami,” katanya seperti dikutip Detik.com.

Irwan menyebut berdasarkan keterangan RSS, suaminya itu sosok yang baik dan tak pernah marah. Oleh karenanya ketika ditegur suaminya, RSS menjadi kalut.

”Tadi dari penjelasan yang bersangkutan karena kalut. Jadi kenapa kalut, ‘karena suami saya ini orang baik, suami saya ini sepanjang saya menikah mempunyai dua orang anak (tidak pernah marah)’,” kata Irwan menirukan keterangan tersangka.

Setelah ditegur suaminya, RSS lalu kabur dan pergi ke salah satu hotel bersama anak balitanya. Secara spontan, RSS berusaha melakukan upaya bunuh diri setelah membekap anaknya hingga tewas.

Baca: Bocah Empat Tahun Meninggal dalam Hotel di Semarang Diduga Dibunuh Ibu Kandung

“Dalam pemeriksaan CCTV diketahui tidak ada pihak lain selain korban dan tersangka yang masuk ke kamar ini,” katanya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/5/2022). Petugas hotel yang hendak mengkonfirmasi soal waktu check out, justru menemukan Riska dan anaknya dalam kondisi telentang di kamar pukul 16.00 WIB sore kemarin.

”Pintu tidak dibuka sehingga dibuka dengan menggunakan kunci cadangan yang ada di hotel,” pungkas Irwan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...