Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pohon di Kompleks Makam Grobogan Depan Puskesmas Tumbang Timpa Warung

Pohon di Kompleks Makam Grobogan Depan Puskesmas Tumbang Timpa Warung
Polisi dan BPBD Grobogan bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Grobogan-Pati, tepatnya di depan Puskesmas Grobogan, Rabu (11/5/2022). (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Sebuah pohon tumbang dan menghalangi lalu lintas Jalan Pati-Purwodadi, Grobogan, Rabu (11/5/2022). Peristiwa itu terjadi pagi hari sekitar pukul 05.20 WIB.

Pohon dikompleks makam itu tiba-tiba ambruk dan menimpa warung di depan Puskesmas Grobogan. Insiden itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Petugas pun berusaha menyingkirkan batang pohon yang ambruk itu.

Baca: Ambyar, Pengusaha Jamur Tiram di Tegowanu Grobogan Ini Merugi Gegara Pohon Tumbang

Kapolsek Grobogan Iptu Sunarto menjelaskan, pohon tumbang itu pertama kali diketahui Rico, warga setempat. Dia kebetulan berada di warung pada saat kejadian.

Warga tersebut mendengar ada suara pohon tumbang. Padahal tak ada angin kencang maupun hujan. Diduga batang pohon yang ambruk sudah lapuk.

“Warga itu mendengar suara pohon patah. Warga itu kemudian keluar dari warung dan melihat pohon tumbang menimpa warung milik Dilan. Pohon juga menutupi jalan raya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Grobogan,” terang Kapolsek.

Baca: Disebut Curi Start PPDB, Disdik Grobogan: SMPN 3 Purwodadi Tak Melanggar

Kapolsek menambahkan, sejumlah personel kemudian mendatangi TKP bersama dengan anggota BPBD Grobogan. Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 06.30 WIB, pohon telah selesai disingkirkan.

“Sekira pukul 06.30 WIB, pohon tumbang telah selesai disingkirkan dan arus lalu lintas normal kembali. Akibat kejadian itu, warung rusak dan diperkirakan biaya perbaikannya sebesar Rp 700 ribu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.

Pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk waspada saat terjadi hujan deras apalagi disertai dengan angin kencang. Sehingga, ketika keparahan saat terjadi bencana bisa diminimalisir.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...