Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mayat di Hotel di Kudus Diduga Pecatan TNI

Petugas memeriksa mayat di salah satu hotel di Kudus, Senin (9/5/2022). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Muhammad Mukti (53) warga Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat ditemukan meninggal di D’Java Hotel Kudus, Jawa Tengah, Senin (9/5/2022). Korban ditengarai sebagai pecatan TNI.

Ini berdasarkan hasil penelusuran Polsek Jati yang mencari keluarga korban di Kabupaten Kudus.

“Info yang kami dapatkan itu korban merupakan pecatan TNI tahun 2015 yang terakhir bertugas di Sumatera Utara,” kata Kapolsek Jati AKP Deni Dwi Noviandi, Selasa (10/5/2022).

Dia menjelaskan, pihaknya mencari tahu ke beberapa narasumber. Meski demikian kebenaran informasi itu belum dapat dipastikan.

“Karena kami baru sebatas tanya-tanya ke beberapa rekanan kami. Tetapi fiksnya seperti apa kami belum dapat memastikan,” sambungnya.

Baca: Warga Bogor Ditemukan Meninggal di Hotel di Kudus

Saat ini pihaknya masih fokus untuk menemukan keluarga korban yang diteberada di Desa Rendeng. Seperti diketahui, korban merupakan kelahiran Kudus, Jawa Tengah. Namun, memiliki KTP Bogor, Jawa Barat.

“Kami terus mencari informasi lewat bantuan polres di luar Kudus. Informasi yang kami dapat, korban merupakan warga Desa Rendeng. Kami terus mencari, salah satunya dengan menunjukkan foto korban,” ujarnya.

Baca: Polisi Masih Cari Keluarga Mayat di Hotel di Kudus

Dia menargetkan dapat menemukan keluarga korban dalam kurun waktu tiga hari. Pencarian informasi dapat berlanjut selambat-lambatnya dalam sepekan.

“Misal belum ketemu dalam waktu tujuh hari, kami akan coba koordinasikan dengan Pak Kapolres Kudus seperti apa langkah yang harus diambil,” imbuhnya.

Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Loekmono Hadi Kudus. Diberitakan sebelumnya, pihak Polsek Jati mendapatkan informasi jika ayah korban merupakan warga Kabupaten Jepara.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...