Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Hepatitis Akut Mengancam, Pemkab Blora Tingkatkan Kewaspadaan

Hepatitis Akut Mengancam, Pemkab Blora Tingkatkan Kewaspadaan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat

MURIANEWS, Blora – Penyakit Hepatitis Akut ditemukan dan mengancam anak-anak di Indonesia. Pemerintah pun menyuarakan kewaspadaan dan imbauan pada masyarakat guna mencegahnya. Tak terkecuali Pemkab Blora.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat mengatakan Kemenkes melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) telah mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan itu.

Baca: Mengenal Penyakit Hepatitis yang Sekarang Sedang Jadi Perhatian Serius

SE Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tertanggal 27 April 2022 itu berisi tentang Kewaspadaan Terhadap Kasus Hepatitis Akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

“Hal penting dalam Surat Edaran itu adalah Kewaspadaan Terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang tidak diketahui etiologinya,” terang Edi Widayat, Selasa, (10/5/2022).

Baca: Menkes Sebut Hepatitis Akut Misterius Menular Lewat Asupan Makanan

Edi mengatakan, saat ini belum ada temuan kasus penyakit itu di Kabupaten Blora. Ia berharap masyarakat tetap waspada dan mengantisipasinya agar Blora tetap nihil kasus Hepatitis Akut.

“Untuk di Blora belum ada, dan semoga tidak ada. Sehingga kita sudah meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi,” jelas Edi Widayat.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, pihaknya sudah minta dinas terkait untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Hepatitis Akut.

“Dinas Kesehatan sudah berkoordinasi dengan dinas provinsi untuk mengantisipasi. Semuanya harus diantisipasi secara prefentif lebih baik kita antisipasi lebih dini, ” ucapnya.

Bupati juga menjelaskan saat ini belum ada hepatitis yang masuk, namun begitu, bupati tetap mengimbau masyarakat agar selalu hidup sehat.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...