Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO DIY

Balada Cinta Segi Tiga Berujung Penghilangan Nyawa di Kulon Progo

Balada Cinta Segi Tiga Berujung Penghilangan Nyawa di Kulon Progo
Ilustrasi Penganiayaan. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Kulonprogo- Balada cinta segi tiga berujung penghilangan nyawa terjadi di Kalurahan Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Ngatiman alias Proyo (38) tewas dianiaya oleh pria berinisial SR (45) yang merupakan kekasih atau selingkuhan istri Proyo.

Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, kasus tersebut sudah terjadi pada Rabu (4/5/2022) pekan lalu. Namun warga setempat tidak melaporkan adanya orang meninggal yang diduga dianiaya tersebut.

Sehingga, pihak kepolisian mendapatkan informasi kemudian merespon kasus itu yang kemudian ditindak lanjuti dengan proses penyelidikan. Di antaranya dengan menggali keterangan dari enam orang saksi, terdiri dari istri korban yakni T dan tetangga sekitar rumah korban.

Dari pemeriksaan tersebut terungkap fakta bahwa sebelum ditemukan tewas, korban sempat terlibat cekcok dengan tetangganya yang berinisial SR. Polisi kemudian mencari SR untuk diperiksa sebagai saksi.

Baca: Tersangka Penganiayaan Hingga Meninggal Bocah di Kartasura Jadi 2 Orang, Kakak Beradik

Saat diperiksa, SR mengaku telah menganiaya korban karena korban memergoki SR sedang bermesraan dengan istri Proyo.

“Dalam pemeriksaan, saksi SR menerangkan bahwa benar pada 4 Mei 2022 sekira pukul 20.00 WIB, (SR) datang ke rumah T yang merupakan istri korban. Kedatangnya tersebut karena adanya hubungan asmara antara SR dan T. Saat itu SR mengetahui korban tidak ada di rumah,” jelas Jeffry.

“Mereka (SR dan K) terpergok oleh korban dan terjadilah cekcok mulut dan perkelahian antara korban dengan pelaku. Pelaku sempat mendorong atau menghantamkan korban ke batang pohon kelapa di belakang rumah tersebut hingga kepala korban terbentur,” imbuh Jeffry.

Baca: Direkonstruksi, Ternyata Begini Kronologi Penganiayaan Nasabah Bank Plecit Wonogiri

Akibat benturan itu, korban jatuh ke bebatuan. Mengetahui korban terjatuh, SR lalu memukul perut korban. Kemudian korban lantas pergi meninggalkan lokasi sampai akhirnya ditemukan tewas di jalan cor blok tak jauh dari rumahnya.

Sementara salah seorang warga yang menemukan korban, yakni Sriyono mengatakan, saat ditemukan korban dalam kondisi tak bergerak. Namun belum dipastikan apakah masih bernyawa atau tidak. Kepastian datang dari warga sekitar yang merupakan pensiunan tenaga kesehatan.

“Kalau dari masyarakat awam belum berani nyentuh. Terus ada inisiatif nyari tenaga kesehatan, kan kita punya mantan tenaga kesehatan, pensiunan. Itu yang menyatakan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Sariyono menjelaskan berdasarkan pengamatan sekilas, terdapat luka pada bagian dahi korban. Selebihnya ia tidak berkenan menerangkan.

“Kalau yang keliatan di dahi, itu berdarah ada luka. Kalau yang lain, pas dimandikan, keluarga yang bisa memberikan keterangan. Saya soalnya nggak ada di lokasi saat itu,” ujarnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...