Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Stir Terasa Berat meski Sudah Pakai Electric Power Steering, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Stir Terasa Berat meski Sudah Pakai Electric Power Steering, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Foto: Ilustrasi (pixabay.com)

 

MURIANEWS, Kudus– Electric Power Steering atau EPS merupakan suatu sistem yang didesain khusus untuk menggantikan hidrolik power steering. Kedua sistem tersebut terlihat serupa, namun yang membedakannya adalah perawatan yang harus diberikan agar kinerjanya tetap optimal.

Saat ini mobil-mobil keluaran terbaru telah dilengkapi dengan fitur electric power steering (EPS). Adanya fitur ini memungkinkan mobil tak lagi ada gejala setir berat saat melaju pelan, tapi bagaimana jika mobil dengan fitur ini masih terasa berat?

Melansir dari situs resmi Daihatsu dan Detik.com, setidaknya terdapat empat faktor penyebab EPS menjadi berat. Apa saja?

Baca juga: Ini Kelebihan Membeli Mobil Baru maupun Bekas yang Perlu Diketahui

1. Daya Listrik yang Kurang ke Motor

Faktor yang mungkin jadi penyebab fitur stir elektrik ini adalah kurangnya daya listrik ke motor EPS. Hal ini karena sumber daya EPS menggunakan kelistrikan mobil.

Kondisi ini ditengarai bisa karena aki yang tekor atau rusak. Selain itu dapat juga dikarenakan sekring yang putus atau terbakar.

2. Motor EPS Mengalami Kerusakan

EPS sebagai perangkat elektronik tentunya memiliki beberapa komponen kelistrikan. Saat motor atau komponen utama dari EPS rusak, kinerja perangkat elektronik ini menjadi tak optimal dan dapat membuat setir menjadi berat.

Biasanya kerusakan terjadi di bagian gulungan, komutator, atau komponen pendukung lainnya. Salah satu penyebabnya pun adanya air di dalam motor

3. EPS Memiliki Setelan Berat Auto

Fitur EPS selain membantu kerja meringankan setir mobil, juga dapat membuatnya jadi lebih berat. Fitur ini dihadirkan pada mobil yang memiliki mode berkendara dengan tujuan agar pengemudi lebih percaya diri saat melaju dengan mobilnya. Adanya fitur ini bisa jadi membuat setir menjadi berat karena setelan EPS yang auto atau otomatis saat berada di kecepatan tertentu.

4. Sensor EPS Tidak Bekerja

Hal yang kerap menjadi sumber masalah pada EPS yang mendadak berat sendiri adalah pada sensornya. Umumnya EPS akan bekerja sesuai dengan kondisi kendaraan.

Oleh karena itu, dibutuhkan sensor yang bisa mendeteksi kondisi kendaraan. Biasanya elektrik power steering menggunakan dua sensor utama, yaitu torque sensor dan speed sensor.

Selain itu, pada bagian torque sensor, EPS akan membaca putaran mesin ke roda. Sementar pada bagian speed sensor atau sensor kecepatan. Sensor ini akan mengetahui kecepatan dari mobil dan kemudian menyesuaikan berat EPSnya. Saat kedua sensor ini bermasalah, maka EPS dipastikan tidak bekerja secara maksimal

 

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Dani Agus
Sumber: detik.com, daihatsu.co.id

Comments
Loading...