Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Habis Mangsa Ternak Warga, Ular Piton Empat Meter di Menduran Grobogan Ditangkap

Habis Mangsa Ternak Warga, Ular Piton Empat Meter di Menduran Grobogan Ditangkap
Petugas Pemadam Kebakaran Grobogan mengevakuasi ular piton di Dusun Nyurungan RT 03/RW 07, Desa Menduran, Kecamatan Brati, Grobogan, Senin (9/5/2022) dini hari. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Seekor ular piton dengan panjang sekitar empat meter berhasil ditangkap petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Grobogan, di Desa Menduran, Kecamatan Brati, Senin (9/5/2022).

Ular itu diamankan karena memangsa ayam ternak milik Riyanto (50), warga yang tinggal di Dusun Nyurungan RT 3 RW 7 desa setempat. Karena meresahkan warga, Riyanto pun melaporkan kejadian itu.

“Kami mendapat laporan dari warga melalui anggota BPBD Grobogan ada ular piton memangsa ayam. Kemudian kami datangi lokasi untuk evakuasi ular tersebut,” tutur Agus Suryawan, anggota Pemadam Kebakaran Grobogan.

Baca: Sedih, Bocah Tiga Tahun Grobogan Tewas di Selokan

Petugas Kebakaran Kabupaten Grobogan kemudian tiba dilokasi sekitar pukul 02.21 WIB. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih satu jam.

“Tidak ada kesulitan berarti saat evakuasi. Panjang ular piton kira-kira empat meter,” tambahnya.

Ular itu kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Grobogan untuk dipelihara. Agus mengatakan, petugas Pemadam Kebakaran Grobogan yang berada di bawah Satpol PP itu sudah berulangkali mengevakuasi ular.

Tak hanya mengevakuasi ular, petugas Pemadam Kebakaran juga mengamankan sarang lebah hingga melepas cincin milik warga. Bahkan untuk evakuasi lebah, sepekan bisa dua kali permintaan.

“Tadi malam sebenarnya ada juga warga yang minta evakuasi lebah. Tapi karena hujan akhirnya ditunda,” katanya.

Pihaknya pun mempersilakan warga untuk melapor ke Satpol PP Grobogan jika ingin mengevakuasi sarang lebah atau ular. Selain itu, pihaknya juga beberapa kali diminta warga melepas cincin yang sudah sangat sulit dilepas.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...