Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Menhub Minta Maaf, Akui Pelayanan Mudik Tahun Ini Kurang Maksimal

Menhub Minta Maaf, Akui Pelayanan Mudik Tahun Ini Kurang Maksimal
Menteri Perhubungan Budi Karya melakukan peninjauan arus Mudik 2022 di Pos Terpadu Exit Tol Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2022) sore. (Humas Polres Purbalingga)

MURIANEWS, Jakarta- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, lantaran pengaturan mudik Lebaran tahun ini kurang lancar. Apalagi saat puncak arus mudik dan arus balik, masih terjadi kemacetan di beberapa titik.

Menurutnya, kemacetan tersebut disebabkan banyalnya pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Kemudian didukung dengan jumlah pemudik yang semakin tinggi.

“Oleh karenanya kami sampaikan permohonan maaf belum bisa memenuhi harapan semua pihak. Kami akan lakukan evaluasi agar kegiatan mudik dan juga kegiatan di mana akan ada pergerakan yang masif di masa yang akan datang, dapat diantisipasi dengan lebih baik,” ujar Budi, dikutip dari Kompas.com, Senin (9/5/2022).

BacaMenhub Imbau Warga Tak Mudik pakai Motor, Bahaya!

Ia pun mengatakan, kegiatan mudik tahun ini menjadi awal dari kebangkitan ekonomi dan juga menjadi tanda dimulainya masa endemi. Untuk itu, ia meminta agar pemudik menjaga protokol kesehatan sehingga tidak terjadi kenaikan kasus setelah masa mudik berakhir.

“Kami selalu menekankan agar protokol kesehatan dijalankan dengan baik, sehingga diharapkan tidak terjadi kenaikan kasus usai masa mudik,” ujar Budi.

Dalam penanganan mudik dan arus balik ini, Kemenhub berkomitmen penuh untuk menjalankan amanah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mudik berjalan dengan aman dan sehat, serta memberikan kebahagiaan dan kegembiraan bagi masyarakat.

BacaJokowi Perbolehkan Mudik, Kemenhub Prediksi 80 Juta Warga Pulang Kampung Lebaran Tahun Ini

“Berbagai masukan telah kami terima dan Alhamdulillah pada umumnya menyampaikan bahwa mudik pada tahun ini berjalan dengan baik,” ucap dia.

Ia pun mengungkapkan, mudik tahun ini berbeda dengan mudik sebelumnya karena masyarakat sudah dua tahun tidak mudik selama pandemi.

Hal itu ditunjukkan dengan hasil survei yang mengekspresikan animo masyarakat yang tinggi yaitu sebanyak 85,5 juta masyarakat ingin mudik.

“Hal itu merupakan kabar gembira sekaligus tantangan bagi semua stakeholder untuk dapat melayani dengan baik,” ujar dia.

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...