Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

MPR Desak Pemerintah Fokus Tuntaskan Pekerjaan Rumah

Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jakarta – Kalangan MPR RI mendesak pemerintah segera menggenjot penuntasan berbagai pekerjaan rumah (PR) yang masih menumpuk, serta peningkatkan produktivitas kerja. Hal ini seiring sudah berakhirnya masa libur Lebaran.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyebut, pascalebaran masih banyak PR yang menanti untuk segera diselesaikan.

”Selain upaya membangkitkan perekonomian nasional dan tantangan di bidang kesehatan, sejumlah agenda politik nasional harus segera dituntaskan,” katanya, Senin (9/5/2022).

Laporan World Economic Outlook (WEO) International Monetary Fund (IMF) edisi Januari 2022 menunjukkan perekonomian global diprediksi mengalami moderasi ke level 4,4% di 2022 atau turun 0,5 poin dibandingkan Oktober 2021.

Sementara di Kawasan ASEAN-5, pertumbuhan ekonomi diperkirakan justru berada dalam tren meningkat. Dalam periode 2021-2023, Indonesia diramalkan akan bertumbuh kuat sebesar 3,3%, 5,6%, dan 6,0%, sedangkan Malaysia 3,5%, 5,7%, dan 5,7%.

Pada periode yang sama, pertumbuhan PDB Thailand akan berada pada 1,3%, 4,1%, 4,7%, sedangkan Filipina 4,6%, 6,3%, dan 4,9%.

“Untuk mewujudkan perkiraan itu, berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas masyarakat harus konsisten dilakukan lewat berbagai kebijakan,” ujarnya.

Baca: Rombongan Besar Tim SEA Games Indonesia Dilepas Presiden Joko Widodo

Upaya pembukaan lapangan kerja sesuai kebutuhan perkembangan industri yang ada, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus diimbangi dengan upaya peningkatan skill masyarakat agar mampu memenuhi tuntutan dunia kerja.

Selain itu, sejumlah sektor usaha potensial yang memiliki pasar yang besar dalam skala nasional dan global seperti antara lain di sektor industri kreatif, pariwisata, UMKM dan  kesehatan diharapkan mendapat dukungan penuh agar mampu menjadi motor penggerak perekonomian nasional.

“Tidak kalah pentingnya dan harus menjadi perhatian kita bersama, adalah sejumlah agenda politik nasional seperti pemilihan umum serentak, yang rangkaian prosesnya mulai berlangsung tahun ini, harus dituntaskan sesuai rencana,” terangnya.

Karena, tegas Rerie, pertumbuhan ekonomi yang baik tidak akan tercapai tanpa kondisi politik yang stabil dan aman. Demikian juga sebaliknya, tanpa perekonomian yang baik, pelaksanaan proses politik nasional akan sulit untuk berjalan dengan baik.

“Jangan pula dilupakan, kewaspadaan kita harus terus ditingkatkan terhadap sejumlah indikasi munculnya penyakit pascameredanya kasus Covid-19,” ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Munculnya kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak, harus mendapat perhatian serius, selain sejumlah kasus lain seperti stunting dan kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di sejumlah daerah.

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...