Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sedih, Bocah Tiga Tahun Grobogan Tewas di Selokan

Sedih, Bocah Tiga Tahun Grobogan Tewas di Selokan
Polisi menunjukkan tempat terpelesetnya korban hingga terbawa arus dan meninggal di selokan Dusun Beni, Desa Tanjungrejo, Wirosari, Grobogan, Minggu (8/5/2022) malam. (MURIANEWS/Polsek Wirosari)

MURIANEWS, Grobogan – Muhammad Akbar Satria, bocah tiga tahun warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan tewas usai terseret arus selokan depan rumahnya.

Kapolsek Wirosari, AKP Wibowo mengatakan peristiwa menyesakan dada itu terjadi di Dusun Beni, RT 2 RW 4 Desa setempat, Minggu (8/5/2022). Insiden terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.

Dijelaskan, awalnya korban bermain dengan kakaknya, Wahyu Nikolas Saputra (6) di selokan depan rumahnya usai hujan. Seorang tetangga sebenarnya sudah mengingatkan dua anak tadi agar tidak main di sana.

Baca: Dua Lansia di Grobogan Gantung Diri saat Libur Lebaran

Namanya juga bocah, dibilangin masuk rumah tetep aja keluar lagi. Mereka pun bermain lagi di dekat selokan itu.

Nahas, korban terpeleset dan terseret arus. Sang kakak yang melihat itu pun berteriak histeris. Teriakan itu kemudian didengar para tetangga.

“Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Wirosari pada pukul 18.30 WIB,” terang Kapolsek.

Selanjutnya, warga setempat mencari korban dengan menyusuri selokan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal, tepat di sebelah makam umum Dusun Beni, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari. Atau sekitar satu kilometer dari rumah korban.

“Tubuh korban tersangkut ranting pohon dengan posisi tengkurap sudah keadaan meninggal dunia. Selanjutnya bersama warga membawa jenazah bocah tersebut ke rumahnya,” tambah Kapolsek.

Saat diperiksa, terdapat luka memar lecet di jidat. Dari hasil pemeriksaan, diduga luka tersebut akibat benturan saat terseret arus selokan.

“Diduga akibat terkena benturan gorong-gorong selokan pada saat korban terseret arus air di selokan. Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau tanda-tanda penganiayaan,” tutupnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...